Senin, 13 April 2026

Ternyata Staf BPK Penantang Ahok Berduel Mau Calon Independen Juga

"Inspektorat utama internal hari ini melayangkan surat untuk memanggil dan akan memeriksa untuk diperiksa sesuai ketentuan yang ada," kata Yudi.

BANGKAPOS.com - Kepala Biro Humas dan KSI BPK Yudi Ramdan Budiman mengakui Imam Supriadi, pria yang menggunggah video tantang Ahok berduel menggunakan ucapan berbau SARA merupakan pegawai lembaga tinggi negara ini.

"Dia bukan auditor tapi staf biro SDM BPK, dan pernyataanya bukan representatif dari BPK," kata Yudi di gedung BPK, Jumat (15/4/2016).

Yudi mengaku belum mengetahui motif Imam membuat dan mengunggah video tersebut. Namun, saat ini, Inspektorat BPK tengah memeriksa Imam terkait video tersebut.

"Inspektorat utama internal hari ini melayangkan surat untuk memanggil dan akan memeriksa untuk diperiksa sesuai ketentuan yang ada," kata Yudi.

BPK juga telah mengirimkan surat kepada Kominfo untuk menghapus konten video tersebut karena dinilai tidak sesuai dengan ketentuan ITE.

Dalam video yang diunggah Kamis (14/4/2016) itu, Imam Supriadi mengenakan kaos dan topi bertuliskan "BPK RI". Dia menantang Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk berduel.

Ternyata Imam punya beberapa akun fb baik yang berupa pribadi maupun halaman.

Terungkap Imam sudah menyatakan maju sebagai calon gubernur jalur independen. Ia mengaku punya pengalaman auditor selama 9 tahun dan sudah berkarier di BPK RI selama 36 tahun (1980 - 2016).

Dalam video berdurasi 5.51 menit tersebut, pria tersebut mengutarakan kekesalannya terhadap Ahok karena menantang Ketua BPK yang dia sebut sebagai atasannya.

"Jangan tantang Ketua BPK, tantanglah saya Ahok," kata pria tersebut.

Dalam video tersebut, Laki laki itu juga sempat menyebut beberapa program pemerintah seperti Kartu Jakarta Pintar dan Kartu Jakarta Sehat.

Selain itu, dia juga menyinggung soal pencalonan Ahok menjadi Bupati Timur beberapa tahun silam.

Saat Imam menyebut CSR atau corporate social responsibility, dia malah menyebut CSR sebagai customer service relationship.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved