Wartawan Dituding Masuk Angin, Berita Tolak Tambang Kadang Muncul Kadang Tidak

Pasalnya, saat melakukan tugas jurnalistik, sejumlah wartawan media cetak lokal Muntok justru diteriaki masuk angin.

Wartawan Dituding Masuk Angin, Berita Tolak Tambang Kadang Muncul Kadang Tidak
bangkapos.com/Anthoni
Ratusan warga Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok, menduduki halaman kantor Bupati Bangka Barat, Jumat (15/4/2016) siang. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Saat berlangsungnya aksi Demo di kantor Bupati Babar, sempat terjadi ketegangan antara wartawan dengan sekelompok massa.

Pasalnya, saat melakukan tugas jurnalistik, sejumlah wartawan media cetak lokal Muntok justru diteriaki masuk angin.

"Mana beritanya kadang ada kadang tidak, apa wartawan sudah masuk angin,"teriak salah satu warga.

Teriakan tersebut sontak membuat ketua Kelompok Kerja (Pokja) wartawan Bangka Barat Husni berang. Husni langsung menemui perwakilan warga Kojek menanyakan maksud ucapan warga tersebut.

Pasalnya selama ini menurut Husni, setiap aksi masyarakat kontra PIP selalu diliput. kalau pun tidak terbit, itu bukan lagi kewenangan wartawan, melainkan redaksi.

" Mau beroperasi atau tidak PIP kami tidak ada kepentingan, jadi maksud masuk angin kami dapat imbalan. Kalau memang kami ditunggangi silakan laporkan," tegas Husni.

Kojek menyesalkan tindakan oknum warga tersebut. Menurut Kojek hal itu dilakukan oleh oknum masa yang tidak mengikuti perkembangan berita, baik di koran maupun online.

Akibat insiden Kojek mewakili ratusan warga Belo menyampaikan permintaan maaf kepada semua wartawan yang meliput aksi pada saat itu.

Menurutnya, selama hampir empat bulan menggelar aksi, wartawan terus mengikuti pemberitaan, baik yang pro maupun kontra PIP.

" Kami tidak bermaksud apa-apa, karena tanpa kawan-kawan wartawan tak ada artinta kami bekoar-koar. Dan kami janji insiden tak lagi terulang," pungkas Kojek.

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved