Breaking News:

Susur Sungai Mendo Bak Menapak Tilas Ekspedisi Maharaja Sriwijaya Dapunta Hyang

Terbayang ribuan balatentara maharaja Sriwijaya Dapunta Hyang dengan kapal-kapalnya memasuki muara sungai Mendo

Penulis: Iwan Satriawan | Editor: edwardi
bangkapos.com/Iwan S
Peserta ekspedisi Susur Sungai Mendo melihat gundukan tanah tempat ditemukannya prasasti persumpahan dan ancaman Maharaja Sriwijaya Dapunta Hyang di tengah kebun karet warga di Desa Kota Kapur. 

"Disini dulunya merupakan jalur perdagangan yang ramai sejak Abad ke 1 Masehi," ungkap Ali dihadapan 12 wisatawan dari bangka dan puluhan peserta tim Susur Sungai Mendo, Sabtu (16/4) lalu.

Ia menjelaskan maharaja Sriwijaya beserta balatentaranya datang ke pulau Bangka dalam rangka menyerang ke jawa.

" Disini istilahnya dijadikan basis," ungkap Ali.

Menurutnya selain ditemukan sejumlah benda prasejarah di seperti Prasati kota Kapur, arca-arca hingga perhiasan emas dan reruntuhan candi, di desa tersenut pada tahun 2015 ditemukan masyarakat batu tulis kecil yang ada tulisan.

"Tulisan tersebut saat ini sedang diteliti arkeolog," jelas Ali.

‎Sementara H Mahadil tokoh masyarakat Desa kota Kapur yang kini memiliki kebun karet di Situs Kota Kapur mengungkapkan berdasrkan peta lama tanhun 1931 posisi Desa Kota Kapur bukan seperti saat ini tetapi berada diatas jauh dari dermaga Kota Kapur maupun situs Kota Kapur.

"Kampung ini pindah ke bawah karena alasan kebutuhan air bersih. Kampung kami sendiri berada diareal 135 hektar di kelilingi benteng. Disini dulunya selain tempat perbaikan kapal, dulunya untuk mengambil air bersih kapal-kapal yang lewat‎ di selat Bangka," jelas M Mahadil.

Ekspedisi susur Sungai Mendo sekaligus ekspedisi situs Kota Kapur yang digagas tokoh Babel Datuk Emron Pangkapi sendiri merupakan terobosan baru untuk pariwisata Bangka Belitung.

Emron mengharapkan Susur sungai Mendo bakal menjado destinasi wisata yang menjanjikan melengkapi wisata pantai dan kuliner yang sudah duluan terkenal di Pulau Bangka.

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved