Panitera PN Jakarta Pusat Ditangkap KPK Saat Menerima Uang Suap di Hotel

anitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Edy Nasution ditangkap bersama dua orang, salah satunya adalah sopir,

Panitera PN Jakarta Pusat Ditangkap KPK Saat Menerima Uang Suap di Hotel
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Suasana ruangan Panitera Sekretaris Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat Edy Nasution yang telah disegel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di PN Jakarta Pusat, Rabu (20/4/2016). KPK melakukan penyegelan ruangan tersebut terkait operasi tangkap tangan Panitera Sekretaris PN Jakpus Edy Nasution. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Edy Nasution ditangkap bersama dua orang, salah satunya adalah sopir, di sebuah hotel di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat.

Menurut sumber Warta Kota, ketika ditangkap tiga orang petugas yang mengenakan pakaian berlogo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Edy sempat kaget.

Namun setelah petugas menyita uang yang diduga sebagai uang suap, akhirnya Edy pun pasrah. Dia bersama dua orang digelandang ke kantor KPK.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata membenarkan bahwa Edy ditangkap bersama dua orang lainnya, Rabu (20/4). Ketiga orang tersebut masih diperiksa KPK.

"Ia betul ada operasi tangkap tangan terhadap Panitera PN Jakpus EN, orang yang menyerahkan uang dan seorang driver," kata Alexander saat dikonfirmasi, Rabu (20/4/2016).

Alex juga membenarkan bahwa penangkapan dilakukan di sebuah hotel. Dalam operasi tersebut, petugas KPK mengamankan uang yang jumlahnya masih dihitung.

"Benar penangkapannya dilakukan di sebuah hotel. Penyidik tengah mendalami soal perkara perdata apa yang terkait dengan penyerahan uang tersebut," sebutnya.

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat juga membenarkan Panitera Sekretaris Edy Nasution ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tetapi Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Gusrizal mengaku tak mengetahui duduk masalah penangkapan panitera PN Jakpus Edy Nasution oleh KPK. Gusrizal menyerahkan masalah penegakan hukum Edy ke KPK.

"Kalau itu sudah urusan KPK, Saya tidak tahu kalau yang ditangkap itu Edy Nasution, belum dapat informasi," kata Gusrizal kepada wartawan di PN Jakpus, Jl Bungur Raya, Kemayoran, Rabu (20/4).

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved