Breaking News:

Anak Rustam Effendi Tak Mau Sekolah Karena Dibully

Curahan hati (curhat) Wali Kota Jakarta Utara, Rustam Effendi langsung menjadi pembicaraan di dunia maya.

Editor: fitriadi
KAHFI DIRGA CAHYA/KOMPAS.COM
Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi saat penertiban kawasan Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (29/2/2016). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Curahan hati (curhat) Wali Kota Jakarta Utara, Rustam Effendi langsung menjadi pembicaraan di dunia maya.

Surat terbuka itu dia tulis, baru-baru ini, sebelum akhirnya dia memilih untuk mundur dari kedudukannya sebagai Wali Kota Jakarta Utara.

Salah satunya terkait dengan serangan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama karena menganggap dia sebagai sekutu Yusril Ihza Mahendra.

Rustam menilai, kebijakan di DKI Jakarta harus dilakukan dengan penuh perhitungan dan tidak dilakukan tanpa mengindahkan peraturan yang berlaku.

Bahkan, dirinya sempat mengirimkan sebuah keluhan yang menyedihkan hatinya.

Soalnya, anaknya yang masih kecil, mendadak tidak mau sekolah.

Si bungsu tidak mau sekolah karena di-bully teman-temannya yang menyatakan, bapaknya tukang gusur.

Apa yang dilakukan Rustam dengan mundur tentu saja mengejutkan karena selama ini, tidak ada pejabat di DKI Jakarta berani melawan Ahok.

Salah satunya terkait dengan bully yang dilakukan oleh Teman Ahok melalui media sosial yang menyerang siapa saja secara bertubi-tubi dan penuh hinaan.

Tak ada kaitan dengan Yusril

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved