Breaking News:

Mantan Polisi Ditangkap Saat Ambil Paket Ribuan Amunisi

Purnawirawan Polri berpangkat AKBP ini, diamankan tim dari Polresta Palembang, karena kedapatan memiliki 5.758 butir amunisi

Editor: edwardi
http://www.zephyrpaintball.com
Pistol replika 

BANGKAPOS.COM, PALEMBANG - Bambang Sugiharto (70), warga Jalan Jawa Lorong Mas Indah Kelurahan Kebun Handil, Kecamatan Jelutung, Provinsi Jambi ditangkap kediamannya, Minggu (24/4) pagi.

Purnawirawan Polri berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) ini, diamankan tim dari Polresta Palembang, karena kedapatan memiliki 5.758 butir amunisi dengan berbagai jenis, serta dua pucuk senjata api (senpi).

Menurut Kapolresta Palembang, Kombes Pol Tjahyono Prawoto, terungkapnya kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang tinggal di kawasan Jalan Sultan Syahrir Kelurahan 5 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) II yang mendapatkan paket tanpa dilengkapi alamat lengkap.

Karena curiga di dalam paket tersebut tidak terdapat nama dan alamat pemilik, penerima paket tersebut memutuskan untuk melaporkannya ke Polsek IT II, Jumat (22/4) siang.

Benar saja, setelah diperiksa ternyata ditemukan dua buah kardus yang berisikan dua pucak senpi berjenis FN, serta 3.900 butir peluru aktif dengan rincian, amunisi buatan Amerika jenis IK kaliber 30,06 mm sebanyak 50 butir, amunisi buatan Pindad kaliber 9x19 mm sebanyak 2.500 butir, amunisi buatan Amerika jenis US Carabine kaliber 30 mm sebanyak 950 butir, dan amunisi buatan Pindad jenis P2 kaliber 7,62x 45 mm sebanyak 400 butir.

"Setelah mendapatkan sejumlah barang-barang itu, anggota kita pun melakukan penyelidikan dan memeriksa jasa pengirim paket yang mengantarkan barang tersebut," ujar Tjahyono dihadapan para awak media, Senin (25/4).

Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata barang-barang tersebut akan dikirim ke Jambi dengan nama penerima Bambang Sugiharto. Dari penyelidikan tersebut pun, polisi berhasil menemukan nomer handphone (hp) Bambang.

Polresta lalu membentuk tim yang dikoordinir oleh Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede dan Kasat Intelkam Polresta Palembang, Kompol Budi Santoso.

Setelah membentuk tim, mereka lalu mengirim kembali paket tersebut ke provinsi Jambi dengan jasa pengirim paket yang sama. Setelah paket tersebut tiba di Jambi, pemilik paket, yakni Bambang mengambil paket di loket jasa pengiriman tersebut, dan saat itulah Bambang langsung diamankan anggota polisi yang telah menunggu.

Petugas melakukan pengembangan dan penggeledahan kediaman Bambang. Di sana polisi kembali menemukan ribuan amunisi aktif. Setelah berhasil diamankan beserta barang buktinya, Bambang langsung digiring ke Polresta Palembang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Jadi total amunisi yang berhasil kami amankan sebanyak 5.758 butir amunisi dengan berbagai tipe," tegasnya.

Tjahyono menjelaskan, untuk keterangan awal, ribuan amunisi tersebut didapatnya dari salah seorang kenalan Bambang yang saat ini berdomisili di Jakarta. Menurut Tjahyono, Bambang mengaku telah tiga kali memesan barang tersebut, dan dijualnya ke sejumlah orang yang ada di Jambi.

"Untuk sementara pelaku ini masih bermain sendirian, namun kami masih terus kembangkan. Dengan tertangkapnya pelaku ini, kami dapat membuktikan jika peredaran senjata api masih sangat tinggi," katanya.

Menurut Tjahyono, untuk memesan barang-barang ini, Bambang datang langsung menemui sang penjual ke Jakarta. Di sana mereka langsung bertansaksi.

Setelah disepakat dan uang telah dibayar, Bambang langsung kembali ke Jambi, sementara paket tersebut dikirim melalui jasa pengiriman. (tribun sumsel)

Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved