Masih Banyak Kendala Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi.

Seminar ini merupakan rangkaian kegiatan tahunan Kementerian Keuangan dalam rangka memberikan wawasan dan informasi

Masih Banyak Kendala Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi.
Bangka Pos / Deddy Marjaya
Sekda Babel Syahrudin 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Khamelia

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kementerian Keuangan menyelenggarakan seminar kebijakan fiskal dan perkembangan ekonomi terkini, Selasa (26/4), di Novotel Bangka.

Seminar ini merupakan rangkaian kegiatan tahunan Kementerian Keuangan dalam rangka memberikan wawasan dan informasi terkini mengenai kebijakan fiskal, kebijakan transfer daerah dan dana desa, serta perkembangan ekonomi daerah.

Seminar ini merupakan penyelenggaraan ke-10 dari pelaksanaan pada 32 ibukota di Indonesia.

Sekda Provinsi Babel, Syahrudin saat pembukaan menyampaian masih banyak kendala yang dihadapi pemerintah Babel dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

"Salah satunya terkait pemenuhan kebutuhan bahan pangan yang masih disuplai 87% dari luar daerah. Hal ini mendorong pemda harus melakukan diversifikasi pangan, membangun industri pengolahan pangan sekaligus memastikan ketersediaan energi," ungkap Syahrudin.

Plh Kakanwil Keuangan Babel, Sakop mengatakan di tengah kondisi perlambatan ekonomi saat ini, pemerintah telah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk menarik investasi ke Indonesia, salah satunya melalui insentif fiskal.

"Terkait realisasi belanja negara, Bangka Belitung telah menunjukkan adanya percepatan realisasi belanja yang mencapai Rp463,15 miliar atau 18,22% dari total anggaran. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah pusat dan daerah telah selaras bekerja keras guna menggenjot penyerapan anggaran sejak awal tahun anggaran," jelasnya.

Penulis: khamelia
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved