Banjir Tanjungpandan Akibat Sampah Menyumbat Aliran Sungai

Mahdani menduga musibah banjir di beberapa titik wilayah Tanjungpandan akibat sampah yang menyumbat aliran sungai.

Banjir Tanjungpandan Akibat Sampah Menyumbat Aliran Sungai
bangkapos.com/Dede Suhendar
Koordinator Tagana, Dinsosnakertrans Kabupaten Belitung, Mahdani 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dede Suhendar

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Koordinator Tagana, Dinsosnakertrans Kabupaten Belitung, Mahdani menduga musibah banjir di beberapa titik wilayah Tanjungpandan akibat sampah yang menyumbat aliran sungai.

Dikarenakan, saat mereka turun ke lapangan sempat menemukan sampah potongan pohon kelapa, pisang serta bekas kursi, di aliran sungai Kampung Amau.

Bahkan ketika selesai dibersihkan, lanjutnya, sampah terus berdatangan. Setidaknya satu truk sampah berhasil mereka kumpulkan yang berasal dari aliran sungai tersebut.

"Kami langsung turun ke aliran sungai untuk mengangkat sampah-sampah itu, karena tidak bisa dari atas. Jadi kemungkinan aliran sungai itu terhambat sampah," ujarnya saat ditemui posbelitung.com, Rabu (27/4/2016).

Ia tak memungkiri posisi rumah penduduk di sekitar aliran sungai memang rendah. Namun, kata dia, jika masyarakat selalu menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah di sungai, setidaknya tidak akan terjadi banjir.

Berdasarkan data tabel air 2016, pada pukul 11.00-12.00 WIB, Selasa (26/4) kemarin, posisi titik air masih berada diangka 0,8 dan 0,9 atau belum sampai titik pasang air laut.

"Kemarin menurut info dari warga sekitar memang airnya cepat naik, beda seperti tahun sebelumnya," ujarnya.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved