Rabu, 10 Juni 2026

Uskup Pangkalpinang Meninggal

Ribuan Umat Jalan Kaki 2,5 Km, Mengawal Jenazah Mgr Hilarius Moa Nurak

Jenazah diletakan di kereta kencana dan ditarik belasan petugas.

Tayang:
Bangka Pos/Resha Juhari
Ribuan orang menggiring peti jenazah Uskup Pangkalpinang Mgr Hilarius Moa Nurak 

Ribuan umat, Senin (2/5) berjalan kaki sekitar 2,5 Km menghantar jenazah Mgr Hilarius Moa Nurak. Jenazah diletakan di kereta kencana dan ditarik belasan petugas. Kereta kencana diarak menuju tempat pemakaman diringi alunan musik gong waning asal Flores. Ada juga tarian adat Flores yang mengiringi prosesi itu.

IRINGAN umat yang mengantar jenazah Mgr Hilarius Moa Nurak memadati jalan dari depan gereja Katedral, menuju simpang tiga Metro ke simpang empat lampu merah Ramayana, melewati gudang padi menuju kompleks keuskupan. Umat terus melantunkan doa, mengumandangkan nyanyian dan menitik air mata duka.

Dengan semangat kasih yang tulus atas sang gembala, umat tak mengenal lelah, tak lari karena hujan. Semua terus bersatu dalam doa dan nyanyian menghantar hingga mengikuti pemakaman almarhum Mgr Hilarius Moa Nurak di Gua Maria Ratu Para Imam Kompleks Keuskupan Jalan Batu Kadera, Semabung Lama Pangkalpinang.

Saat tiba di lokasi pemakaman dan peti jenazah diletakan di atas liang kubur, hujan lebat pun turun. Rangkaian upacara pemakaman diwarnai dengan hujan lebat seakan alam pun ikut berduka. Akan tetapi tak satu pun umat yang beranjak dari tempat mereka duduk dan berdiri. Meski sebagain umat harus basah kuyup, mereka tetap setia mengikuti acara pemakaman hingga selesai.

Sebelum dihantar ke tempat peristirahatan terakhir, sekitar Pkl 12.00 Wib semua umat mengikuti perayaan ekaristi, misa arwah atau dalam tradisi gereja katolik dikenal dengan misa requim di gereja Katedral Pangkalpinang. Misa requiem dipimpin langsung Ketua Konferensi Wali Gereja Indonesia Mgr. Ignasius Suharya, didampingi belasan uskup, puluhan pastor.

"Kita hari ini (kemarin) dengan perasaan duka yang mendalam tetapi juga kasih yang tulus atas almarhum Mgr Hilarius Moa Nurak, kita mendoa dan menghantar almarhum ke tempat peristirahatan yang terakhir. Selama 29 tahun, almarhum Mgr Hilarius sudah mewartakan Tuhan dengan penuh kesungguhan, tulus dan komitmen yang tinggi. Ini menjadi teladan yang luar biasa. Karena itu, kita mendoakan agar almarhum boleh menikmati kebagiaan kekal di surga," ungkap Mgr Ignasius Suharyo.

Mgr Ignasius Suharyo menambahkan kesederhanaan Mgr Hilarius menjadi teladan iman untuk semua. Kesederhanaan itu lahir dari kedekatan relasi dengan Tuhan yang juga adalah pribadi yang sederhana.

"Kedekatan relasi dengan Tuhan memberikan kekuatan dan keyakinan iman bagi Mgr Hilarius untuk siap ditugaskan dimana saja, termasuk saat pertama ditugaskan di Keuskupan Pangkalpinang, wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Kepri dan Batam yang sebelumnya belum pernah dikenal almarhum," tegas Mgr Ignasius Suharyo.

Selamat jalan Uskup
Gubernur Bangka Belitung, Rustam Effendi didampingi Wali Kota Pangkalpinang, M Irwansyah, Senin (2/5) menyempatkan diri melayat almarhum di Gereja Katedral.

Rustam mengungkapkan atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Propinsi Bangka Belitung bersama seluruh umat Katolik Keuskupan Pangkalpinang, mengucapkan selamat jalan untuk Mgr Hilarius Moa Nurak.

"Selamat jalan Mgr Hilarius Moa Nurak semoga boleh menikmati kebahagiaan di tempat yang layak. Mgr telah banyak berjasa dalam pembentukan dan pembangunan Propinsi Bangka Belitung lewat teladan hidup serta karya-karya nyata di berbagai bidang kehidupan seperti pendidikan melalui yayasan pendidikan yang mengelolah sekolah-sekolah, bidang kesehatan lewat Rumah Sakit Bhakti Wara dan klinik-klinik, pembinaan iman serta bidang kehidupan lainnya. Terima kasih Mgr Hilarius, selamat jalan," ungkap Rustam Effendi.

Mgr Yohanes Harun Yuwono, Uskup Tanjung Karang yang merupakan anak binaan Mgr Hilarius menjelaskan bahwa almarhum telah memberikan teladan hidup yang mendidik semua pastor, suster, pelayan gereja serta seluruh umat.

"Semoga teladan hidup, semangat dan pengabdiannya masih terus tumbuh dan berkembang di wilayah Keuskupan Pangkalpinang," ungkap Mgr Yohanes Harun Yuwono.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved