Feby Mahasiswi yang Dihabisi di Toilet UGM Tak Membaca Pesan Terakhir Teman Akrabnya

Ayu Anisa Budiarti menceritakan saat-saat terakhir dirinya berkomunikasi dengan Feby, mahasiswi yang ditemukan tewas di toilet UGM.

Feby Mahasiswi yang Dihabisi di Toilet UGM Tak Membaca Pesan Terakhir Teman Akrabnya
Tribun Jogja/Nona Rizkhy Bunga
Ayu Anisa Budiarti (19), teman Feby sedari SD, selalu menahan air matanya ketika dimintai keterangan media mengenai Feby, di Sardjito, Selasa (3/5/2016). 

BANGKAPOS.COM, SLEMAN - Sambil sesekali menahan tangis, Ayu Anisa Budiarti (19), teman Feby sejak SD, menceritakan saat-saat terakhir dirinya berkomunikasi dengan Feby, mahasiswi yang ditemukan tewas di toilet UGM, Yogyakarta.

Ayu mungkin tak menyangka bahwa Rabu (27/4/2016) adalah komunikasi terakhirnya dengan Feby.

Sekitar pukul 22.00 WIB di Rabu malam, Ayu menge-chat Feby dan sedikit berkomunikasi dengannya. Namun, karena keesokan harinya Feby akan praktikum, Feby kemudian meminta ijin ingin istirahat.

Pada pagi harinnya, Ayu kembali menge-chat dan memberikan pesan "hati-hati", sebab Feby pada hari sebulumnya bercerita akan sibuk beberapa waktu antara lain mengikuti field trip.

"Kamis malam saya cek, ternyata chat saya tidak dibaca. Saya sempat curiga. Dia biasanya kalau saya chat, mau dibalas atau tidak, pasti dia membaca. Tapi saya pikir karena dia mungkin sibuk jadi tak sempat buka hp," ujar Ayu, Selasa (3/5/2016).

Pada Jumat pagi sekitar pukul 09.00 WIB, Ayu mengaku ditelpon Bapaknya dari Batam, menanyakan mengenai Feby yang sudah tidak pulang kos selama beberapa hari.

Sempat panik, Ayu pun menghungi handphone dan line Feby namun tidak ada tanggapan. Ayu menjelaskan bahwa ada nada masuk ketika dirinya menghubungi Feby namun selalu dimatikan.

Setelah beberapa hari, Ayu mencari dan meminta bantuan teman-temannya, Senin malam dia mendapatkan kabar mengenai penemuan Feby dalam keadaan tak bernyawa di kamar mandi Fakultas MIPA UGM. Ayu pun sempat membaca beberapa media mengenai pemberitaan Feby.

"Saya nggak tau mau ngomong apa," ucap Ayu.

Ayu mengaku terlampau banyak kenangan antara dirinya dengan Feby. Pasalnya, mereka berdua masih dalam proses menulis cerita berbahasa Inggris yang direncanakan akan selesai di chapter 5.

Namun apa daya, baru hampir menyelesaikan chapter ke 2nya, sahabat yang sudah 7 tahun bersamanya itu terlalu cepat pergi.

Friendly, rajin, terbuka, mahir berbahasa Inggris, penyuka anime, suka bercanda, senang mengikuti perlombaan, adalah hal-hal yang diingat oleh Ayu mengenai Feby.

Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved