Islam

Sulit Khusyuk saat Salat, Ini Caranya Mengatasinya

Berbagai khayal atau pikiran duniawi kerap menyelinap dalam pikiran sehingga bukan hanya mengganggu kekhusyukan

Sulit Khusyuk saat Salat, Ini Caranya Mengatasinya
Salat 

BANGKAPOS.COM --  Hayalan atau pikiran yang terbang ke mana-mana ketika salat rasanya pernah dialami setiap muslimin. Sulit khusyuk!

Dikutip dari banjarmasin post, menurut Ustadz Riza Rahman Lc, memang bukan rahasia lagi kalau muslimin kesulitan khusyuk ketika mendirikan salat.

Berbagai khayal atau pikiran duniawi kerap menyelinap dalam pikiran sehingga bukan hanya mengganggu kekhusyukan salat bahkan bisa melupakan sudah berapa rakaat kita salat.

“Mayoritas ulama mempunyai cara untuk mengusir pikiran atau khayalan yang menyelinap ketika kita salat sehingga sulit khusyuk. Caranya yang paling mungkin dilakukan adalah ketika kita membaca surah atau ayat dalam salat maka jangan dalam hati tetapi dilazkan sampai telinga kita mendengar,” ujarnya.

Ketika mulut melafazkan surah dan telinga kita mendengar maka akan muncul kontak ke akal sehingga bisa mengusir khayalan yang mengganggu kekhusyukan salat.

"Ingatlah mati dalam shalatmu, karena apabila seseorang mengingat mati dalam shalatnya, niscaya ia akan bersusah payah memperbaiki shalatnya. Dan shalatlah seperti shalatnya seseorang yang tidak mengira akan shalat lagi." (HR. Ibn Majah) 

Hadis Nabi Muhammad SAW tersebut menunjukkan penting dan nikmatnya khusyuk dalam shalat dengan cara mengingat mati dan menjadikan shalat yang dilaksanakan itu seolah-olah merupakan shalat terakhirnya.

Dengan kata lain, shalat yang berkualitas adalah shalat yang dapat menyadarkan pelakunya bahwa ia tidak lama lagi akan mati dan kini sedang shalat wada' (shalat pamitan, selamat jalan).

Sejalan dengan makna dasarnya, shalat khusyuk berarti shalat yang pelaku berhasil menundukkan hatinya untuk hanya fokus mengingat Allah, merenungi dan memaknai gerak-gerik dan bacaan shalat.

Khusyuk yang hakiki, menurut Ibn Qayyim al-Jauziyah, adalah kekhusyukan iman yang ada dalam hati Muslim, sehingga memancarkan kekhusyukan perkataan dan perbuatan anggota badan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved