Breaking News:

Keceriaan Liburan di Air Terjun Maras Berakhir Duka

Saat musibah terjadi, sedikitnya ada 22 orang di lokasi air terjun yang juga disebut Air Terjun Buhir.

Editor: edwardi
Keceriaan Liburan di Air Terjun Maras Berakhir Duka
bangkapos.com/dok
Ilustrasi: Pengunjung Air Terjun Desa Berbura sedang menikmati kesejukan air terjun yang mengalir dari bebatuan granit Bukit Maras.

BANGKAPOS.COM, BELINYU - Keceriaan suasana liburan di Air Terjun Maras, Desa Berbura, Kecamatan Riausilip, Kabupaten Bangka, langsung hilang saat air bah datang dari puncak air terjun, Minggu (8/5).

Dua remaja meninggal dunia dalam insiden tersebut. Sementara empat orang mengalami luka.

Dua remaja yang meninggal dunia adalah Ruslan (18), dan Noprizal (13), warga Lingkungan 3 Air Jukung, Belinyu, Kabupaten Bangka. Sedangkan empat korban luka yakni, yakni Munajat (17), Bambang Rizki (15) dan Edi Sawal (17), ketiganya warga Tanjung Gudang Belinyu, dan
Ledis, warga Desa Gunung Muda Belinyu,

Saat musibah terjadi, sedikitnya ada 22 orang di lokasi air terjun yang juga disebut Air Terjun Buhir.

Kapolsek Riausilip, AKP Syamsul Bagja mengatakan peristiwa itu terjadi saat 22 orang yang berkunjung ke Air Terjun Buhir sedang mandi. Tidak lama berselang, turun hujan lebat. Pascahujan, Ruslan dan Noprizal naik ke tebing bebatuan yang berada di atas lokasi air terjun yang dijadikan tempat mandi para wisatawan. Tebing itu setinggi kurang lebih 15 meter.

"Kedua korban menghadap ke arah bawah tebing atau membelakangi ai terjun, tiba-tiba dari atas, air dengan debit lebih besar meluncur dengan cepat dari arah belakang keduannya," kata Syamsul, Minggu (8/5).

Ruslan dan Noprizal terdorong kuatnya arus air dari atas tebing di belakangnya. Mereka terpental dan terlempar ke bawah tebing. Bahkan kedua remaja itu terseret arus hingga 400 meter ke bawah.

"Saat terlempar dan terjatuh, diduga kepala dua korban terbentur batu," ujarnya.

Setelah kuatnya arus air mereda, rekan-rekan korban dibantu pendaki asal Air Itam dan Gabek Pangkalpinang, langsung menyusuri tepi aliran air terjun. Tubuh Ruslan dan Noprizal ditemukan tersangkut di semak-semak tempat air mengalir.

Syamsul mengatakan jenazah Ruslan dan Noprizal dibawa pulang ke rumah duka. Sementara empat korban luka dirawat di RS Pratama Belinyu.

Halaman
123
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved