Breaking News:

Sarpras Obyek Wisata Air Terjun Maras Belum Lengkap

Masyarakat setempat, juga diharapkan, agar mendampingi pengunjung yang mengunjungi obyek wisata air terjun.

Editor: edwardi
bangkapos.com/dok
Suasana Air Terjun Bukit Maras. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Camat Riausilip Saparudin mengungkapkan, terkait beberapa obyek air terjun di Bukit Maras yang masuk wilayah Kecamatan Riausilip, bahwa sarana dan prasarana (sarpras) obyek tersebut, saat ini belumlah lengkap.

"Untuk itu kami sangat berharap ke pengunjung yang berkunjung ke kesana agar tetap hati-hati, karena frasilitas di obyek itu belum lengkap, pendamping yang mendampingi pengunjung juga belum lengkap," ujar Saparudin kepada bangkapos.com, Minggu (8/5/2016) malam.

Soal sarpras di beberapa obyek air terjun, tetap diupayakan untuk ditingkatkan.
Masyarakat setempat, juga diharapkan, agar mendampingi pengunjung yang mengunjungi obyek wisata air terjun.

Soal pengelolaan air terjun di Gunung Maras yang berada di Kecamatan Riausilip, saat ini masih dikelola oleh masyarakat.

"Sekarang obyek itu dikelola oleh masyarakat disana. Upaya peningkatan sarpras, tetap kita rencanakan, untuk mendukung keamanan, kelancaran pengunjung dan memajukan obyek wisata tersebut," katanya.

Soal kabar kapan kedua korban hingga pukul 23.00 WIB, Bangka Pos Grup belum mendapatkan konfirmasi baik dari pihak manapun.

Wartawan bangkapos.com, sudah beberapa kali menghubungi Kades Air Jukung Helsiana.

Ponselnya sempat aktif, tapi tidak diangkat. Pesan pendek (SMS) yang dikirim ke Helsiana juga belum di balas. Ketika dihubungi ulang, ponsel Helsiana terdengar nada tidak aktif.

Beberapa tokoh di Belinyu, yang sudah mengetahui kabar tersebut, juga belum menerima kabar tentang kepastiannya kapan korban akan dimakamkan.

Camat Beinyu Asli juga belum memberikan konfirmasi. Termasuk pihak SDN 8 Belinyu (tempat Nopriadi sekolah), juga belum bisa dikonfirmasi.

Wartawan bangkapos.com beberapa kali mencoba menghubungi salah satu Guru SDN 8 Belinyu, Linda. Namun saat dihubungi, ponselnya tidak aktif.

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved