Sungguh Sadis Pembunuh Wanita Ini, Gagang Cangkul Menancap di Kemaluan, Ini Pelakunya

Selain tewas dengan kondisi bersimbah darah, sebuah cangkul juga dilaporkan tertancap di kemaluannya.

Sungguh Sadis Pembunuh Wanita Ini, Gagang Cangkul Menancap di Kemaluan, Ini Pelakunya
http://fajar.co.id
Jasad wanita muda yang ditemukan tewas dengan gagang cangkul di kemaluannya, Jumat (13/5/2016). 

BANGKAPOS.COM, TANGERANG - Polrestro Tangerang membenarkan bahwa polisi sudah mengamankan dua orang terduga pembunuh Enno Fariah (18).

BACA : VIDEO : Gadis Berpakaian Terminator Anti Ledakan Sungguh Mengagumkan

Salah satunya adalah pacar Enno.
Diberitakan sebelumnya oleh Warta Kota, seorang wanita muda bernama Enno Fariah (18) ditemukan tewas dalam keadaan babak belur dan tanpa busana di dalam kamar karyawan PT Polyta Global Mandiri, di Jalan Raya Perancis Pergudangan 8 Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang pada Jumat (13/5).

BACA : Inilah 7 Ciri-ciri Bagi Anda Mempunyai Kecerdasan Emosional yang Tinggi

Selain tewas dengan kondisi bersimbah darah, sebuah cangkul juga dilaporkan tertancap di kemaluannya.

Gagang cangkul tersebut masuk kurang lebih 60 sentimeter ke dalam kemaluan korban. Kuat dugaan, Enno merupakan korban pembunuhan dan pemerkosaan.

BACA : VIDEO : Inilah Kecanggihan 3 Teknologi di Era Digital 2016

"Sudah diamankan dua orang terduga pembunuh korban. Inisial I dan R. Salah satunya adalah pacar korban, " kata Kasat Reskrim Polrestro Tangerang, Ajun Komisaris Besar Sutarmo, Minggu (15/5/2016).

Sutarmo mengatakan, salah satu terduga pelaku, yakni Imam, saat diringkus pada Minggu dini hari tadi mengaku bahwa ia melakukan pembunuhan ini sendirian.

"Tapi setelah itu, keterangannya berubah lagi. Dia bilang dia melakukannya berdua dengan R. Keduanya masih diperiksa intensif, agar jelas bagaimana kejadian yang sebenarnya, " kata Sutarmo.

Perihal motif, Sutarmo juga belum mau membeberkannya.
"Nanti dulu. Keterangan para terduga pelaku ini masih simpang siur. Tidak konsisten," kata Sutarmo.

Untuk diketahui, berdasarkan informasi di lapangan, Imam ditangkap polisi setelah ditemukan ada bercak darah di dalam kamarnya.

Sementara, R ditangkap setelah polisi berhasil melacak ponsel korban yang diambil oleh terduga pelaku. Keberadaan R berhasil diketahui setelah ia menggunakan media sosial Twitter milik Enno.

Editor: tidakada021
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved