Bukan Cuma Nike Ardilla, Inilah Artis Orbitan Deddy Dores
Nike Ardilla melagenda mungkin menjadi Diva musik di Indonesia jika dia masih hidup.
BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Nike Ardilla melagenda mungkin menjadi Diva musik di Indonesia jika dia masih hidup. Deddy Dores yang mengorbitkan sosok itu.
Deddy Dores memang luar biasa. Sejumlah musisi ia orbitkan. Selain Nike Ardilla, mereka diantaranya Mayang Sari, Nafa Urbach dan Poppy mercury.
Selain Nike Ardilla yang telah meninggal, Poppy Mercury juga telah meninggal di usia muda yakni 21 tahun.
Mari kita ulas satu persatu artis orbitan Deddy Dores.
1. Nike Ardilla

Mengulas lebih jauh tentang Nike Ardilla, kesuksesan menapaki karier bagi almarhumah Raden Rara Nike Ratnadilla Kusnadi atau Nike Ardilla semasa hidupnya tak lepas dari peran Deddy Dores.
Deddylah yang mengorbitkan Nike.
Sejak kecil, Nike mulai mengawali kariernya di dunia tarik suara dengan cara mengikuti berbagai festival menyanyi di Bandung, Jawa Barat, sampai kemudian bakatnya ditemukan Deddy yang menjadi produser musik saat itu.
Tahun 1987, Nining Ningsihrat, ibunda Nike memboyong Nike ke Himpunan Artis Penyanyi Musisi Indonesia (HAPMI) asuhan Djadjat Paramor.
Di sana ia bertemu dengan Deni Kantong, guru menyanyinya, dan Deni Sabrie yang kemudian menjadi manajernya.
Deni Kantong dan Sabrie memperkenalkannya pada Deddy.
Deddy membuatkan beberapa lagu untuk album pertama Nike yang bertajuk Seberkas Sinar yang terjual lebih dari 500.000 ribu keping pada tahun 1990.
Sebelumnya Deddy juga sempat menyatukan Nike dengan dua anak didik Deddy dan Deni bernama Deni Angels bersama Cut Irna dan Lady Avisha.
Tahun 1992, Nike merilis album keduanya bertajuk Bintang Kehidupan dengan motor penggerak Deddy.
Lalu, mendapatkan sambutan luar biasa dan terjual dengan angka fantastis, yaitu 2 juta keping.
Selanjutnya Nike merilis album-album yang menjadi best seller.
Album terakhir Nike, Sandiwara Cinta.
Dari data terakhir setelah meninggalnya Nike tahun 1995, terjual 2 juta keping juga.
Di tangan Deddy, Nike memang menjadi pop star untuk enam album.
2. Poppy Mercury

Poppy Yusfidawaty atau Poppy Mercury (lahir di Bandung, 15 November 1973 – meninggal di Bandung, Jawa Barat, 28 Agustus 1995 pada umur 21 tahun) adalah penyanyi slow rock Indonesia.
Ia adalah anak ke-5 dari 7 bersaudara. Ia populer pada era 90an lewat lagu "Surat Undangan" dan "Antara Jakarta dan Penang".
Setelah Nike meninggal, Deddy Dores ingin manjadikan Poppy sebagai penggantinya, sebagai penerus yang membawakan lagu-lagunya, namun baru satu lagu yang dinyanyikan kondisi Poppy sudah sangat parah bahkan dokternya menyarankan untuk berhenti sementara dari menyanyi.
Poppy meninggal dunia pada tanggal 28 Agustus 1995 di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung akibat komplikasi Maag, bronchitis/radang tenggorokan atau yang lebih dikenal dengan diphteri serta Rematik yang dideritanya.
Poppy show terakhir kalinya di acara Pekan Raya Padang, tepatnya tanggal 2 Agustus 1995.
3. Mayang Sari

Mayangsari yang memiliki nama lengkap Agustina Mayangsari (lahir di Purwokerto, Jawa Tengah, 23 Agustus 1971; umur 44 tahun) adalah penyanyi Indonesia yang dikenal dengan lagunya seperti "Harus Malam Ini", dan "Tiada Lagi".
Selain menyanyi, Mayang juga memiliki kemampuan nyinden atau menyanyikan lagu-lagu Jawa.
4. Nafa Urbach

Nafa Urbach yang memiliki nama lengkap Nafa Indria Urbach (lahir di Magelang, Jawa Tengah, 15 Juni 1980; umur 35 tahun) adalah pemeran dan penyanyi Indonesia.
Nafa mengawali keriernya di dunia hiburan Indonesia dari menyanyi. Kemunculan Nafa di jalur musik slow rock seolah menjadi generasi penerus artis legendaris Nike Ardilla.
Saatnya pun tepat, sesaat setelah meninggalnya rocker asal Bandung tersebut. Bahkan Deddy Dores, pria yang kerap menciptakan lagu untuk Nike juga membuatkan lagu untuknya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/nike-ardilla-dan-deddy-dores_20160518_114008.jpg)