Ahok Akhirnya Marah dan Tunjuk-tunjuk Awak Media Saat Ditanya Dana Barter Reklamasi

"Kalau barter itu, dalam pengertian Bahasa Indonesia tahu tidak? Barter itu, kita sama-sama tukar dapat sesuatu. Ini kan saya malah nambahin ke..."

Ahok Akhirnya Marah dan Tunjuk-tunjuk Awak Media Saat Ditanya Dana Barter Reklamasi
Warta Kota
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok 

BANGKAPOS.COM, PALMERAH -- Nada suara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tiba-tiba meninggi. Dahinya pun mengerut, tangannya menunjuk ke awak media saat dikonfrimasi soal adanya barter dengan pengembang reklamasi di Teluk Jakarta.

BACA: Ayu Ting Ting Dihujat Jupe Pun Marah, Tapi Haters Sebut Ada 'Tuyul' Nyari Panggung

Pengembang ingin memperpanjang izin reklamasi, Ahok meminta nilai tambahan kontribusi sebesar 15 persen kali nilai jual obyek pajak dikali lahan yang dijual.

Ahok akan memberikan izin perpanjangan, kalau pengembang sudah memenuhi kewajiban.

BACA: Wanita Ini Terjebak Asmara dengan Teman Anaknya Hingga Hamil

Hal tersebut tercantum dalam poin perjanjian antara Ahok dengan pengembang reklamasi dalam rapat tanggal 18 Maret 2014.

Ahok menandatangani perjanjian kerja sama dengan empat pengembang, yaitu PT Muara Wisesa Samudra, PT Jakarta Propertindo, PT Taman Harapan Indah, dan PT Jaladri Kartika Pakci.

BACA: Pantur Silaban, Pria Asal Sumut yang Disebut-sebut Lebih Hebat dari Einstein

Ahok dengan keras membantah perjanjian itu, disebut barter. Dia meluapkan amarahnya, saat dikonfirmasi hal tersebut. Definisi barter disebutnya tidak pas.

BACA: Tips Cara Kempiskan Perut Buncit dengan Bawang Putih

Halaman
123
Editor: asmadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved