Bupati Terkejut Ada Aliran Sesat di Kabupaten Bangka

Tarmizi Saat sempat kaget ketika ditanyakan mengenai keberadaan adanya dugaan aliran sesat

Bupati Terkejut Ada Aliran Sesat di Kabupaten Bangka
IST
Tarmizi Saat, Kamis (19/5) mengambil sumpah 210 PNS di gedung Sepintu Sedulang Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bupati Bangka H Tarmizi Saat sempat kaget ketika ditanyakan mengenai keberadaan adanya dugaan aliran sesat di Kabupaten Bangka.

Dari informasi Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional Kesbangpol Provinsi Babel menyebutkan adanya dugaan ajaran aliran sesat di Lingkungan Desa Jelutung Kabupaten Bangka.

Dia belum mendapatkan informasi mengenai adanya sekelompok warga yang diduga mengikuti ajaran/aliran sesat itu yakni Khilafatul Muslimin yang melakukan aktifitas pada malam hari dengan menggunakan atribut warna hijau.

"Saya terima kasih informasinya. Saya belum dapat laporan. Saya juga baru mau rapat dengan kawan-kawan dari Forkominda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah-red). Tanggal 2 rencana rapat itu, salah satunya dipoin ketiga adalah mengenai aliran sesat yang di Kabupaten Bangka ini. Jadi yang pertama saya belum dapat laporan jadi belum tahu persis mengenai Khilafatul Muslimin," jelas Tarmizi kepada bangkapos.com, Kamis (19/5/2016) usai melantik PNS di Lingkungan Pemkab Bangka.

Untuk itu lanjutnya keberadaan kelompok Khilafatul Muslimin ini perlu diteliti dahulu ajarannya seperti apa, maksud mereka apa, apakah menyangkut masalah khilafah, tauhid, madoh harus dilihat dahulu. Jika memang ajaran kelompok tersebut menyimpang dari ajaran Islam baru bisa dikatakan ajaran sesat.

"Kalau masalah rukyah misalnya sholat tarawih 11 rakaat dengan 23 rakaat tidak ada persoalan saya rasa, atau adanya pemahaman yang lain," kata Tarmizi.

Selain itu juga, harus diteliti lebih lanjut apakah paham yang dibawakan kelompok tersebut bertentangan dengan konstitusi negara.

"Kita lihat apakah bertentangan dengan Al Qur'an dan Hadist, pendapat ulama, dan kita lihat bertentangan tidak dengan negara, dengan Pancasila. Baru nanti kita datangi dan panggil. Minta klarifikasi dari mereka," jelas Tarmizi.

Dia menegaskan, jika kuat dugaan dan terbukti melanggar menyebarkan ajaran sesat dan menyesatkan maka harus diusir dari Kabupaten Bangka.

"Sebagai bupati kita bertindak tegaslah. Kita sudah capek dengan urusan aliran sesat ini," tegas Tarmizi.

Untuk itu menurutnya, Pemkab Bangka akan melaksanakan aturan bersama pihak kepolisian, TNI, majelis ulama dan Forum Komunikasi Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Kabupaten Bangka.

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved