Ustadz Wijayanto Bagikan Ilmu Keluarga Sakinah
Ribuan jamaah memadati Masjid Agung Sungailiat, Kamis (19/5/2016) untuk mendengarkan tabliq akbar, Ustadz Wijayanto
Penulis: nurhayati | Editor: edwardi
Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ribuan jamaah memadati Masjid Agung Sungailiat, Kamis (19/5/2016) untuk mendengarkan tabliq akbar, Ustadz Wijayanto yang digelar oleh Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kabupaten Bangka.
Para jamaah tidak hanya datang dari Kabupaten Bangka tetapi juga kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung seperti Bangka Tengah dan Kota Pangkalpinang. Sebagian besar tabliq akbar Ustadz Wijayanto ini dihadiri oleh para ibu dari Badan Kontak Majelis Taklim Indonesia (BKMT).
Pada kesempatan ini Ustadz Wijayanto, menyampaikan tausyiah mengenai keluarga sakinah.
Menurutnya Rosullah memaknai keluarga sebagai baiti jannati yakni rumahku surgaku.
"Baiti Jannati, rumah adalah tempat mensurgakan keluarganya yang melahirkan generasi rabbani," kata Ustadz Wijayanto yang menjadi Dosen Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada ini.
Untuk itu dia menegaskan pentingnya peran pemimpin dalam rumah tangga karena baik atau tidaknya anak tergantung dari peran orang tua. "Orang tua adalah sekolah utama dan pertama untuk anak," tegas Ustadz Wijayanto.
Apalagi peran ibu dalam keluarga diakuinya sangat besar. Tugas ibu ada dua, pertama, menciptakan anak menjadi anak yang taat kepada Allah dan orang tua dan tugas kedua mendidik anak-anak menjadi imam dan pemimpin yang adil.
"Anak jadi investasi di dunia dan akhirat, bagaimana mendidik anak jadi sholeh, menjadi generasi robbani. Apa gunanya anak pintar jika tidak sholeh. Itulah tugas orang tua mendidik anak agar taat kepada Allah SWT," kata Ustadz Wijayanto.
Oleh karena itu, ada empat hal yang harus ditanam orang tua kepada anak yakni aklakul karimah, taat kepada orang tua, ilmu yang bermaafaat dan amal sholeh.
Anak lanjutnya perlu diajari pendidikan, mengendalikan hawa nafsu,kedisiplinan, kemandirian, beramal shaleh.
"Generasi rabbani adalah generasi yang memiliki kekuatan dan iman," ungkap Ustadz Wijayanyo. Ini yang menjadi amal jariah kita," pesan Ustadz Wijayanto
Menurut Pengasuh utama Pesantren Bina Anak Sholeh ini, orang tua harus memberikan waktu untuk anak. Baginya sendiri, kendati sibuk berdakwah untuk hari Sabtu, Minggu dan Senin mengkhususkan waktu untuk anak-anak dan istrinya. "Jadi kalau ada yang meminta saya dakwah hari Sabtu, Minggu dan Senin boleh, tapi saya bawa keluarga, saya ajak keluarga bersama-sama," jelas Ustadz Wijayanto.
Dikatakannya, ada empat hal yang menjadi gangguan dalam rumah tangga pada hubungan suami-istri yakni, perceraian, perselingkuhan, nikah yang tidak syar'i dan disharmoni. Oleh karena itu jika tidak ingin terjadi perceraian dalam rumah tangga dia menganjurkan agar menjalin kebersamaan dalam keluarga.
"Rosullah saja tidak pernah makan sendiri tetapi selalu bersama istrinya. Jelang ramadhan ini, ajaklah keluarga puasa bareng, ibadah bareng, sholat bareng, baca Al Qur'an bareng, Sholat malam jam 02.00 malam tahajud bareng suami istri sehingga terjalin rumah tangga yang sakinah," saran Ustadz Wijayanto.
Saat menyampaikan tausyiahnya Ustadz Wijayanto, menyelingi dengan banyolan-banyalon sehingga para jamaah yang hadir tertawa dan terhibur dengan candaannya. Bahkan Ustadz Wijayanto sempat memberikan kesempatan kepada para jamaah untuk memotret dirinya. Dengan tangan diletakan di pipi ia bergaya layaknya ABG yang sedang difoto.
Tabliq akbar ini dihadiri langsung Bupati Bangka H Tarmizi Saat, para kepala SKPD di Kabupaten Bangka, tokoh masyarakat dan tokoh agama Islam di Kabupaten Bangka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ustadz-wijayanto_20160519_163059.jpg)