Para ABG Tanpa Busana di Apartemen Kalibata Panik Ternyata Pelanggannya Polisi

Polisi membongkar praktik prostitusi online di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan.

Para ABG Tanpa Busana di Apartemen Kalibata Panik Ternyata Pelanggannya Polisi
tribun jateng/galih permadi
Sejumlah PSK terjaring razia tim gabungan Kota Semarang, Rabu malam 11 Mei 2016 di Jalan Imam Bonjol. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Polisi membongkar praktik prostitusi online di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan.

Polisi menangkap N(25), seorang mucikari, dan empat pekerja seks komersial (PSK) yang salah satunya masih di bawah umur berinisial TSY.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan, TSY masih bertatus pelajar.

"Ini orang kita dijadikan komoditi, salah satu ada usia belum sampai 18 tahun masih di bawah umur, pekerjaan pelajar," ujarnya.

Adapun tarif yang dikenakan untuk 45 menit jasa para gadis ini berkisar antara Rp 350 ribu hingga Rp 500 ribu. Paket itu juga termasuk kamar dan alat kontrasepsi.

"Jadi, Rp 200 ribu untuk jasa si mucikari, sedangkan untuk PSK-nya Rp 150 ribu," kata Tubagus.

Dalam pemeriksaan N mengaku menjadi mucikari baru 2,5 tahun. Ia menjajakan gadis-gadis ini lewat forum online.

"Ada semacam komunitas, nanti ada foto-foto yang dikirim kemudian terjadi tawar menawar. Setelah transaksi, yang bersangkutan datang ke alamat dimaksud kemudian di sana sudah tersedia segala sesuatunya," tutur Tubagus.

N sendiri tidak tinggal di unit apartemen itu.

Ia hanya berkunjung untuk transaksi atau mengecek pelanggannya. Karena N mempekerjakan anak di bawah umur, ia dikenakan Pasal 88 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman 10 tahun penjara.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved