Buruh Cabul Ini Ternyata Residivis Kasus Curas di Belinyu

Tersangka kasus pencabulan di Kecamatan Damar, Beltim, WG (29) ternyata residivis kasus curas di Kecamatan Belinyu.

Buruh Cabul Ini Ternyata Residivis Kasus Curas di Belinyu
Posbelitung.com/Dok
Kapolres Beltim AKBP Nono Wardoyo S.IK (tengah), Wakapolres Beltim Kompol Yusuf Rusman (kiri) dan Kasat Reskrim Polres Beltim AKP Yogi Pramagita saat gelar perkara kasus dugaan pencabulan terhadap siswi Kelas III SD di Kecamatan Damar, Belitung Timur. Gelar perkara berlangsung di aula Mapolrer Beltim, Selasa (24/5/2016). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM,BELITUNG - Tersangka kasus pencabulan siswi SD di Kecamatan Damar, Beltim, WG (29) ternyata residivis kasus pencurian dengan kekerasaan di Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka pada 2011 silam.

Hal ini berdasarkan pengembangan penyidikan Polres Beltim terhadap tersangka.

Kapolres Beltim AKBP Nono Wardoyo, S.IK mengatakan, pada 2011 WG terlibat kasus curas terhadap pemotor dan mengambil emas dan uang korban. Dia ditangkap dan ditahan pada 2011 oleh Polres Bangka.

"Pelaku telah mendekam di tahanan dan dihukum sekitar satu tahun enam bulan. Setelah kejadian itu, pelaku melarikan diri ke Belitung mungkin mengasingkan diri atau takut diketahui. Di Belitung pelaku bekerja serabutan, kemudian melakukan perbuatan ini (pencabulan, red)," kata AKBP Nono pada gelar perkara kasus pencabulan terhadap siswi SD di Beltim, di aula Mapolres Beltim, Selasa (24/5/2016).

Nono mengatakan, WG telah berada di Pulau Belitung sejak akhir 2013 dan bekerja serabutan diantaranya sebagai pelimbang timah di Kabupaten Belitung dan Beltim.

Selain itu, sesuai pengakuan pelaku saat melakukan tindakan pencabulan tersebut pelaku sedang dalam pengaruh minuman beralkohol.

Minuman keras tersebut ditenggak pelaku pada malam sebelum berbuat bejat terhadap Bunga. "Jenisnya jenis arak, (ditenggak) bersama rekan-rekannya," ujar Nono.

Sebelumnya diberitakan, seorang siswi kelas III sekolah dasar (SD) di Kecamatan Damar, berinisil PN atau sebut saja Bunga (9) menjadi korban dugaan tindakan kekerasan seksual.

Tersangkanya adalah oknum buruh serabutan asal Desa Kutopanji, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka.

Kejadian memilukan ini terungkap berdasarkan gelar perkara yang dilakukan oleh jajaran Kepolisian Polisi Resort (Polres) Belitung Timur (Beltim) menggelar perkara tersebut di aula Mapolres Beltim, Selasa (24/5/2016) siang menjelang sore.

Kapolres Beltim AKBP Nono Wardoyo S.IK, mengatakan, pihaknya berhasil meringkus tersangka berinisial WG (29) pada Senin (23/5/2016) kemarin di Kecamatan Gantung.

Nono menyatakan, WG adalah warga yang beralamat di Desa Kutopanji, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka. Pekerjaan sehari-harinya adalah buruh serabutan.

"Pelaku berhasil kami tangkap pada 23 mei oleh jajaran Satreskrim Polres Beltim di salah satu wilayah Kecamatan Gantung,"ujar Nono pada gelar perkara tersebut.

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: fitriadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved