Minggu, 12 April 2026

Bupati Belitung Nilai Predator Seksual Jangan Diberi Ampun, Potong Saja

Keinginan Bupati Belitung, Sahani Saleh (Sanem), agar pelaku kejahatan seksual sebaiknya di potong 'alat kelamin' lantaran

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Hendra
bangkapos.com/De
Bupati Kabupaten Belitung, Sahani Saleh (Sanem). 

Laporan wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Keinginan Bupati Belitung, Sahani Saleh (Sanem), agar pelaku kejahatan seksual sebaiknya di potong 'alat kelamin' lantaran perbuatan tercela itu terdapat unsur kesengajaan.

"Jadi tidak perlu perlu diberikan toleransi kepada pelaku tersebut, untuk melonggarkan hukuman. Ya kalau memang dasar benar-benar limit ke sengajaan, tidak usah tunggu-tunggu, dipotong saja (alat kelamin pelaku)," ujar Sanem kepada Posbelitung.com, Jumat (27/5/2016).

Luapan untuk melakukan hukuman pemotongan 'alat kelamin' ini, menyusul telah ditandatangani peraturan pemerintah penganti undang-undang (Perppu) nomor 11 tahun 2016 tentang perlindungan anak.

"Tapi untuk di Belitung ini, kejahatan seksual tidak begitu mencuap, dibandingkan kota-kota besar. Tapi ini tidak menampik, jika kasus kejahatan seksual muncul setiap bulan satu kasus, itu bisa dikatakan kejadian luar biasa," kata dia.

Update berita, KLIK: www.bangka.tribunnews.com

Selengkapnya baca Harian Cetak Bangka Pos dan BabelNews

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved