Pelaku Pembunuhan Tasir Minum Miras Dulu Sebelum Menghabisi Korban

Berdasarkan pemeriksaan terhadap pelaku pembunuhan korban Tasir ternyata dipengaruhi minuman keras

Pelaku Pembunuhan Tasir Minum Miras Dulu Sebelum Menghabisi Korban
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, BANYUASIN - Kapolres Banyuasin, AKBP Prasetyo mengungkapkan berdasarkan pemeriksaan terhadap pelaku pembunuhan korban Tasir ternyata dipengaruhi minuman keras (Miras).

Menurutnya, sebelum kejadian pembunuhan diduga para pelaku dalam pengaruh miras. Disamping itu, pelaku diduga merencanakan pembunuhan itu terlebih dahulu mabuk.

"Iya hasil pemeriksaan kita saat pembantaian itu para pelaku dipengaruhi minuman keras (mabuk), namun mabuknya tidak telalu parah. Pembunuhan ini sudah direncanakan mereka," ujar kapolres kepada harian ini.

Salah satu pelaku, AK yang saat itu bertugas membunuh Yani cucu Tasir berumur 6 tahun mengaku sempat minum dulu sebelum membantai Tasir dan keluarganya.

"Iya minum dulu biar lancar bunuhnya," kata AK tertunduk.

Sebelumnya, diduga pelaku ingin menghabisi korban dalam posisi sedang mabuk. Alasannya, dalam keadaan teler pembantaian akan berlangsung lancar.

Selain itu, para pelaku ini merupakan anak-anak yang sudah putus sekolah dan hanya tamat SD. Lantaran, tidak sekolah lagi para pelaku hanya bekerja serabutan di kampungnya.

Besar kemungkinan karena minimnya pendidikan, sehingga membuat pelaku mau saja diajak oleh Agus Mubarok membunuh korban.

"Para pelaku termasuk yang dibawah umur semuanya hanya tamat SD dan putus sekolah saat akan melanjutkan ke smp," kata Prasetyo. (tribun sumsel)

Editor: edwardi
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved