Breaking News:

Warga Dalil Tolak Program Hutan Raya 55 Hektare

awalnya pemerintah daerah ingin menetapkan sebuah kawasan seluas 55,70 hektare di desa setempat menjadi kawasan Hutan Raya

Penulis: Fery Laskari | Editor: Hendra
Warga Dalil Tolak Program Hutan Raya 55 Hektare
Dok Humas Pemkab Bangka
Bupati Bangka, Tarmizi Saat dan rombongan melakukan peninjauan ke hutan lindung Desa Dalil Kecamatan Bakam, Selasa (30/6) .

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Rencana Pemerintah Kabupaten Bangka melalui LIPI dan Dinas Pariwisata membuat kawasan Hutan Raya di Desa Dalil Kecamatan Bakam, mendapat tentangan dari sebagian besar warga setempat. Pertemuan pun digelar di Balai Desa Dalil, Jumat (27/5/2016), dan sempat memanas. Inti pertemuan, menolak rencana itu.

Muksin (33), warga Dalil kepada Bangka Pos Group, Jumat (27/5/2016) mengakuinya. Menurut Muksin, awalnya pemerintah daerah ingin menetapkan sebuah kawasan seluas 55,70 hektare di desa setempat menjadi kawasan Hutan Raya.

"Namun warga menentang, warga keberatan, meminta rencana ini dibatalkan," katanya.

Muksin menilai, upaya menjadikan kawasan hutan raya yang dimaksud tanpa sosilalisasi sehingga warga merasa seolah diabaikan.

"Karena sebelumnya tak ada sosialisasi, sehingga kami masyarakat desa menolak rencana itu. Dan tadi saat pertemuan, langsung dibatalkan," kata Muksin, yang juga menjabat anggota LPM Desa Dalil.

Burhan (40), warga Desa Dalil, Jumat (27/5/2016) kepada Bangka Pos mengatakan hal senada. Diakui Burhan, gejolak menentang program ini sudah ada sejak lama. Saat pertemuan gejolak pun terjadi.

"Sempat panas saat pertemuan tadi ,(kemarin -red) namun tidak sampai menimbulkan hal-hal tak diinginkan," katanya.

Kepala Desa (Kades) Dalil, Mediawan dikonfirmasi secara terpisah, Jumat (27/5/2016) mengakui, telah digelar pertemuan di balai desa setempat. Pro dan kontra menurutnya hal yang biasa di masyarakat.

"Ada yang setuju dan ada juga yang tidak, itu biasa," katanya.

Mengenai inti pertemuan yang menurut warga telah diputuskan pembatalan rencana menjadikan Hutan Raya seluas 55,70 hektare di Dalil? Mediawan menjawab agak ragu.

"BPD saat pertemuan tadi memang memutuskan demikian, membatalkan rencana itu. Namun menurut saya, sebuah keputusan itu kan harus diplenokan dulu (supaya sah -red)," kata Mediwan, mengakui suasana sedikit memanas namun tidak terjadi bentrok fisik.

Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana diwakili Kapolsek Bakam Iptu Dwi Hardiyansyah, Jumat (27/5) memastikan kondisi aman terkendali. Anggota kepolisian telah diterjunkan ke lokasi pertemuan, dan tidak terjadi gejolak yang dapat mengganggu Kamtibmas.

"Ada sekitar seratus orang warga yang hadir. Kondisinyaa man, tidak ada apa-apa (tidak ada keributan -red)," kata Kapolsek.

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved