Selasa, 5 Mei 2026

Pesinetron Irena Justine Posting Video Matanya Berwarna Merah Jelang Kepergiannya

Di antara banyaknya penggemar yang "mampir" di Instagram, ada beberapa yang menunjuk satu postingan Irena sebagai tanda kematiannya.

Tayang:
Editor: fitriadi
Instagram
Irena Justine 

BANGKAPOS.COM - Setelah meninggal dunia, mendiang Irena Justine membuat fans terkejut dan kehilangan.

Akun Instagram pesinetron tersebut masih ramai dikunjungi dan dikomentari oleh followers.

Baru-baru, terdapat salah satu video yang dianggap sebagai pertanda oleh fans.

Di antara banyaknya penggemar yang "mampir" di Instagram, ada beberapa yang menunjuk satu postingan Irena sebagai tanda kematiannya.

Postingan itu berupa sebuah video yang diunggah beberapa waktu lalu oleh Irena. "#snapchat #selfie #snapme #forgiveme #mylifestory," tulis Irena.

Dalam video itu, Irena menggunakan efek yang mengubah matanya berwarna merah.

Sebenarnya tak ada yang istimewa dari video ini, tapi lantas ada netizen yang menyebut jika sudah ada tanda-tanda aneh.

"Udah ada tanda2nya nih di video ini mau jd almarhumah..," celetuk pemilik akun @azkya_helizza_azka_budiman.

Sontak penggemar lain langsung menanyakan apa tanda-tanda yang dimaksud oleh netter itu.

"Tanda tanda apa?" tanya pemilik akun @deouii_mayraa.

"Tanda tanda apaan?" imbuh yang lain.

Apakah video Irena Justine tumbang ditayangkan?

Meninggalnya artis muda Irena Justine saat syuting acara ‘Baper’ RCTI memang mengejutkan banyak pihak.

Bagaimana tidak saat pengambilan gambar (Tapping) perempuan berusia 22 tahun itu tidak menunjukkan tanda-tanda sakit.

Namun di tengah-tengah acara tiba-tiba ia terjatuh dan meninggal dunia.

Terkait rekaman yang sudah diambil, pihak RCTI mengaku belum memutuskan apa yang akan dilakukan.

"Masih akan dirapatkan. Mungkin juga tidak akan pernah ditayangkan," ungkap Tony, selaku Corporate Secretary RCTI.

Tony juga sempat menjelaskan kronologi meninggalnya Irena Justine saat sedang menjalani syuting.

Saat itu, sekitar pukul 17.55, mendiang tiba-tiba terjatuh. Setelah dilarikan ke rumah sakit, ternyata nyawa Irena tidak berhasil diselamatkan.

Terkait kecelakaan ini, Tony menjelaskan bahwa kematian Irena adalah hal yang bisa terjadi di mana saja.

Tidak ada unsur kelalaian, lantaran almarhumah memang diketahui memiliki riwayat penyakit.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Irena Justine meninggal dunia akibat serangan jantung. Setelah menghembuskan napas terakhir, dia dibawa ke kota asalnya, Bandung, untuk dikebumikan.

Ibunda ikhlas alat pacu jantung Irena dilepas

Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, Irena pun sempat meminta maaf kepada keluarga atas kesalahannya selama ini.

"Di rumah sakit dia, 'bilang maafin ya'. Karena mungkin dia ngerasa sudah nggak bisa dipertahankan lagi," ujar perwakilan rumah produksi SinemaArt, Diffa ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (27/5/2016).

Pada saat jatuh pingsan dan langsung dilarikan ke rumah sakit Siloam, Kebon Jeruk, Irena dibawa ke ruang emergency dan sempat dipasangkan alat bantu pemacu jantung.

"Kemudian petugas medisnya datang, dan tanya kepada ibunya Irena, 'bu saya lepas ya'. Terus saya juga tanya ikhlas tante, 'iya saya ikhlas' kata ibunya Irena. Akhirnya dilepas alat-alatnya. Terus dinyatakan meninggal pukul 22.00 WIB," lanjut dia.

Irena Justine lahir di Bandung, 15 Juni 1993. Ia memulai kariernya di dunia akting dengan membintangi sinetron 'Cinta Fitri 2'.

Setelahnya, nama Irena mulai naik, ia mulai membintangi puluhan FTV dan sinetron. Mulai dari Sinetron 'Tukang Bubur Naik Haji', 'Centini', 'Sakinah Bersamamu', dan masih banyak lagi.

Irena juga sempat membintangi film 'Kutukan Suster Ngesot' (2009), 'Bukan Pocong Biasa' (2011) dan 'Sule, Ay Need You' (2012). (Tribun Sumsel/Tribun Timur)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved