Wartawan Nyamar Bongkar Praktik Aborsi Ilegal, Ruang Eksekusi Janin Masih Berceceran Darah

Wartawan Tribun Manado, Fransiska Noel berhasil mengungkap kasus klinik praktik aborsi dan perdagangan bayi dengan menyamar sebagai pasien.

Wartawan Nyamar Bongkar Praktik Aborsi Ilegal, Ruang Eksekusi Janin Masih Berceceran Darah
Tribun Manado/Fransiska Noel
Ruang tempat praktik aborsi ilegal yang berhasil diungkap wartawan Tribun Manado di Manado, Sulawesi Utara. 

BANGKAPOS.COM, MANADO - Setiap menjalankan tugas, haruslah kita bersungguh-sungguh dalam mengerjakannya.

Terlebih pada profesi yang menuntut keberanian namun juga kecerdikan di saat yang bersamaan.

Bagi seorang wanita tangguh bernama Fransiska Noel, hal tersebut harus dilakukan walaupun dalam dirinya diliputi rasa takut.

Fransiska atau yang akrab disapa Ika merupakan wartawan Harian Tribun Manado.

Ia sukses menggemparkan publik Manado pada pertengahan Mei 2011. Ia berhasil mengungkap kasus klinik praktik aborsi dan perdagangan bayi dengan menyamar sebagai pasien.

Dituturkan Ika, semua bermula dari pesan singkat yang masuk ke redaksi Tribun Manado. Pesan tersebut menyebut adanya praktik klinik ilegal yang menyediakan jasa aborsi.

Pesan tersebut sempat diragukan awalnya, namun Ika kemudian berinisiatif mengkonfirmasi dari pengirim pesan.

Rupanya, pesan singkat dikirim oleh mantan sopir klinik ilegal tersebut.

"Semua prosesnya berlangsung sangat cepat, 18 Mei 2011 saya dan tim redaksi bertemu dengan sopir tersebut. Keesokan harinya kita mendatangi Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara untuk meminta bantuan pengamanan dalam operasi penggerebekan," ungkapnya kepada Tribun Jogja, Selasa (31/5/2016). 

Untuk memudahkan pembuktian praktik ilegal tersebut, kepolisian dan Tribun Manado mencoba menyusun rencana penyamaran.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved