Breaking News

Ketua DPRD Bangka Akui Sumantri Jarang Ngantor

Ulah Sumantri sangat disesalkan Parulian, terlebih Sumantri adalah Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Bangka.

Ketua DPRD Bangka Akui Sumantri Jarang Ngantor
bangkapos.com/dok
Parulian 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka, Parulian dikonfirmasi Bangkapos.com, Kamis (2/6/2016) malam mengakui Sumantri kurang aktif di kegiatan legislatif.

Ulah Sumantri sangat disesalkan Parulian, terlebih Sumantri adalah Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Bangka.

"Yang pertama, tanggapan saya sebagai ketua dewan, itu adalah hak DPD dan MPPW PAN mengkritik Sumantri. Karena Sumantri bisa duduk di dewan karena perwakilan partai itu. Dia bisa duduk di dewan karena PAN," kata Ucok, sapaan akrab Ketua DPRD asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ketika dikonfirmasi Bangkapos.com, kemarin malam.

Namun demikian, Ucok tidak mau interpensi karena itu menyangkut partai lain. Sementara ketika DdPD dan MPPW PAN yang langsung mengkritik Sumantri, menurut Ucok, itu sebagai langkah positif.

"Kalau mereka pengurus (PAN) kabupaten dan proonsi kan bisa menilai senditi kinerja anggotanya yang ada di dewan. Kalau kami (Ketua Dewan) pada prinsif, kalau mereka (PAN) belum berikan sanksi, kita dak mungkin melakukan itu. Memang seharusnya partai dulu yang berikan sanksi," katanya.

Atau ada cara lain yang bisa dilakukan DPRD Bangka terkait kinerja Sumantri, yaitu menurut Ucok, PAN harus melayangkan surat resmi ke lembaga legislatif. "Kalau partai (PAN) menyurati ke dewan, maka kita tindak-lanjuti," katanya.

Saat ditanya bagaimana penillaiannya sebagai Ketua DPRD Bangka pada Sumantri? Ucok menjawab terbuka.

"Pengamatan saya sendiri memang benar, Sumantri jarang ngantor di dewan. Padahal itu sebenarnya kerugian bagi dia sendiri, kerena kalau dia jarang ngantor maka aspirasi dari partainya tidak tersalurkan di legislatif. Kalau tidak aktif gimana mau menyalurkan aspirasi partainya di dewan," katanya.

Satu hal yang menjadi catatan Ucok sebagai wakil rakyat, dua periode terakhir di Kabupaten Bangka, bahwa katanya, Sumantri itu seharusnya menjadi contoh karena menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) di DPRD Bangka.

"Kebetulan Ketua BK-nya adalah Pak Soleh dari Golkar. Karena Pak Soleh sakit stroke, maka otomatis, Sumantri selaku Wakil Ketua BK-lah yang jadi Ketua BK-nya. Sementara dia sendiri (Sumantri) tidak memberikan contoh yang baik. Seharusnya dia berikan contoh, seharusnya dia menegur anggota yang tidak masuk kantor. Tapi ini kalau 'gurunya' saja begitu, gimana 'muridnya' dong," sindir Ucok.

Penulis: ferylaskari
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved