Jalan Pemuda Sungailiat Jadi Arena Balap Liar, Dishubkominfo Pasang Papan Peringatan

Jalan Pemuda Sungailiat kerap menjadi arena balap liar dan kebut-kebutan para remaja sehingga sangat membahayakan para pengguna jalan.

Jalan Pemuda Sungailiat Jadi Arena Balap Liar, Dishubkominfo Pasang Papan Peringatan
Bangkapos.com/Nurhayati
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dishubkominfo Kabupaten Bangka Iskandi bersama Staf Dishubkominfo, usai memasang papan peringatan di Jalan Pemuda Sungailiat, Sabtu (4/6/2016). 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Pemerintah Kabupaten Bangka melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (dishubkominfo) Kabupaten Bangka memasang dua papan peringatan di Jalan Pemuda Sungailiat, Sabtu (4/6/2016).

Pasalnya jalan ini kerap menjadi arena balap liar dan kebut-kebutan yang dilakukan para remaja sehingga sangat membahayakan para pengguna jalan.

Pada papan peringatan tersebut tertulis Peringatan !!! Barang siapa terbukti melakukan pelanggaran ketertiban umum yang mengancam jiwa orang lain yaitu (Balapan Liar dan Kebut-Kebutan) akan dikenakan sanksi sebagai berikut:

1. Pelanggar akan ditangkap dan diproses secara hukum sesuai undang-undang yang berlaku.
2. Pemanggilan kedua orang tua pelanggar dan pempublikasian photo dan identitas di media massa dan media sosial.
Pemkab Bangka dan Polres Bangka.

Diakui Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dishubkominfo Kabupaten Bangka Iskandi, pemasangan papan peringatan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat terutama para remaja yang sering melakukan kebut-kebutan di jalan raya agar tidak lagi menjadikan Jalan Pemuda sebagai arena kebut-kebutan. Aksi nekat remaja ini dinilai menganggu ketertiban umum.

"Jadi kami dari dinas perhubungan berinisiatif memasang papan peringatan ini agar anak-anak kita mau tertib. Ini saran dari Kepala Dinas Perhubungan Asmawi Alie sehingga kita buat papan ini agar kota kita aman tertib. Kami imbau juga kepada orang tua kadang-kadang salah menyayangi anak dibelikan motor padahal belum berhak mengendarai motor karena masih di bawah umur," ungkap Iskandi.

Seharusnya para siswa sekolah jangan menggunakan motor karena masih dibawah umur belum mempunyai surat izin mengemudi (SIM).

Untuk menerapkan aturan tersebut, maka Dishubkominfo Kabupaten Bangka bersama Polres Bangka akan mengambil tindakan tegasm

"Kami akan kerjasama dengan kepolisian demi keamanan, ketertiban, keselamatan anak kita. Angka kecelakaan meningkat dari informasi yang kami terima dari kepolisian, satu menit tiga nyawa melayang di jalan raya, itu sangat tinggi. Dari situ timbul niat kepala dinas kami memerintahkan buat larangan supaya anak -anak kita selamat, daerah kita tertib," kata Iskandi.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved