La Nyalla Alirkan Ratusan Miliar Duitnye ke 10 Rekening Pribadi, Keluarga dan Perusahaan

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Muhammad Rum mengatakan, pihaknya akan menelusuri rekening penerima transaksi mencurigakan tersebut.

La Nyalla Alirkan Ratusan Miliar Duitnye ke 10 Rekening Pribadi, Keluarga dan Perusahaan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Tersangka kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana hibah di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jawa Timur La Nyalla Mattalitti dikawal petugas saat tiba di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (31/5/2016). La Nyalla yang merupakan tersangka dana hibah Kadin Jawa Timur dipulangkan setelah dokumen keimigrasiannya dicabut dan berstatus sebagai penduduk over stay di Singapura dan kini menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung.

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Kejaksaan Agung menindaklanjuti temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) atas ditemukannya aliran dana mencurigakan ke rekening Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, La Nyalla Mattalitti.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Muhammad Rum mengatakan, pihaknya akan menelusuri rekening penerima transaksi mencurigakan tersebut.

"Bukti kami kumpulkan, sedang kami tracking tentang rekening yang mencurigakan. Kami adakan pengembangan penyidikan lebih lanjut," ujar Rum di kompleks Kejaksaan Agung, Jumat (3/6/2016).

Selain ke rekening pribadi La Nyalla dan keluarganya, uang itu juga masuk ke rekening perusahaannya. Totalnya pun tidak sedikit, mencapai ratusan miliar rupiah yang ditransfer ke lebih dari 10 rekening.

Dengan adanya temuan itu, maka menguatkan dugaan La Nyalla melakukan tindak pidana pencucian uang.

"Sangat mungkin karena ini mengalir ke beberapa bank. Jadi selain TPK, juga ke TPPU," kata Rum.

Transaksi mencurigakan terjadi dalam kurun 2010 hingga 2013. Uang tersebut diduga merupakan dana hibah yang semestinya masuk ke Kadin, namun malah masuk ke rekening pribadinya.

Sejak ditetapkan sebagai tersangka, Kejaksaan langsung membekukan rekening La Nyalla. Sementara untuk rekening istri, anak, dan sejumlah rekening lainnya masih diproses.

"Sekarang sedang dalam tahap proses pembekuan, nanti akan sampai di sana," kata dia.

Sebelumnya,Jaksa Agung Muhammad Prasetyo memastikan, PPATK menemukan adanya transaksi mencurigakan yang mengalir ke rekening La Nyalla dan keluarganya.

Halaman
123
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved