DPO 3 tahun, Datuk Akhirnya Tertangkap

Datuk sendiri sudah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 2013 lalu terkait kasus pencurian dengan pemberatan.

DPO 3 tahun, Datuk Akhirnya Tertangkap
IST
Samsuni alias Datuk

Laporan wartawan Bangka Pos, Riski Yuliandri

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pelarian Samsuni alias Datuk (35) akhirnya terhenti setelah tim operasi Pekat Menumbing 2016 Polres Bangka Tengah berhasil mengamankannya di jalan By Pass Koba.

Datuk sendiri sudah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 2013 lalu terkait kasus pencurian dengan pemberatan.

Kamis, 4 April 2013 lalu sekitar pukul 05.00 WIB, ia bersama dengan tiga orang rekannnya yaitu Candra, Rosidi serta Riki alias Resek berhasil menggasak isi rumah Roni Febrianto di desa Padang Mulya, Koba.

Dengan mencongkel jendela dapur korban menggunakan obeng, Datuk berhasil masuk ke dalam rumah tersebuut dan membuka pintu samping sehingga rekan-rekannya bisa ikut mengambil barang-barang berharga miliki korban.

Setelah berhasil masuk, kawanan tersebut langsung mengambil barang-barang seperti tiga unit handphon yang terdiri dari blackberry type 8250 warna merah, blackberry type 9300 warna hitam dan nokia 1200 warna putih.

Selain itu, Datuk dan rekannya juga mengambil laptop merk Axioo, dua jam tangan merk Seiko warna merah dan putih silver, jam tangan merk Alaxander Cristy warna silver serta gelang emas 20 mata.

Kapolres Bangka Tengah, AKBP Frenky Yusandhy diwakili Kabag ops, Kompol Nur Samsi mengatakan dari tindakan tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 10 juta.

"Saat ini pelaku atas nama Datuk sudah kami amankan kemarin (12/6/2016), sedangkan tersangka Candra dan Rosidi sudah terlebih dulu kami amankan masing-masing tanggal 17 februari 2015 dan 5 maret 2015," ungkapnya, selasa (14/6/2016).

Dari penangkapan Candra lalu, pihaknya mendapati barang bukti berupa henpon blackberry type 930 warna hitam.

"Kita masih mencari satu rekannya Riki alias Resek yang saat ini belum kita tangkap. Pelaku saat ini dituntuu pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun," jelasnya.

Penulis: tidakada020
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved