Dua Rumah di Desa Ridingpanjang Dibobol Maling, Kerugian Rp 50 Juta

Dua ruah warga digerayangi pelaku. Total kerugian mencapai Rp 50 juta.

Dua Rumah di Desa Ridingpanjang Dibobol Maling, Kerugian Rp 50 Juta
bangkapos.com/Fery Laskari
Kapolsek Merawang AKP Fahrudin 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Aksi pencurian kembali terjadi di wilayah hukum Polres Bangka. Kali ini terjadi di Desa Ridingpanjang Kecamatan Merawang. Dua ruah warga digerayangi pelaku. Total kerugian mencapai Rp 50 juta.

Kapolres Bangka AKBP Sekar Maualana diwakili Kapolsek Merawang, AKP Fahrudin dikonfirmasi Bangkapos.com, Jumat (17/6/2016) mengakuinya.

Kejadian menurut Kapolsek, terjadi di Dusun Tebing Desa Ridingpanjang dan di Kampung Madura Desa Ridingpanjang, Kamis (16/6/2016).

"Kejadian pertama di Dusun Tebing, yaitu di kediaman Mulyadi. Saat kejadian, rumah sedang kosong, saat orang sedang sibuk belanja takjil sekitar pukul 17.00 WIB petang (Kamis), suasana pemukiman sedang sepi," katanya.

Di kediaman Mulyadi, pelaku berhasil menggasak uang tunai sekitar Rp 8 juta, HP, laptop dan emas. Pelaku kabur, membawa hasil curian tanpa diketahui oleh pemilik rumah maupun tetangga korban. "Pelakunya masih dalam penyelidikan," katanya.

Sementara kejadian kedua menimpa, Din, waga Kampung Madura Desa Ridingpanjang Merawang. Kediaman Din digerayangi pelaku, saat warga sedang khusuk melaksanakan Sholat Tarawih.

"Di rumah Din yang dicuri uang sekitar Rp 10 juta dan sejumlah perhiasan emas," katanya.

Kedua kasus ini dilaporkan secara resimi ke Mapolsek Merawang, keesokan harinya, Jumat (17/6) pagi. Polisi kemudian melakukan olah TKP, dan melacak identitas dan keberadaan pelaku.

"Kami sempat kejar ke Pangkalpinang, melacak keberadaan pelaku, tapi gagal. Total kerugian pada dua kejadian ini ditafsir sekitar Rp 50 juta," katanya.

Kapolsek mengimbau, warga berhati-hati. Kejahatan dapat terjadi kapan dan dimana saja sehingga warga jangan lengah. Apalagi situasi saat ini menghadapi Lebaran Idul Fitri. "Kami imbau warga lebih berhati-hati. Kasus ini sedang kita selidiki," katanya.

Penulis: ferylaskari
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved