Rabu, 8 April 2026

Pangkalpinang Disiapkan Jadi Kota Berkelas Dunia

Walikota Pangkalpinang Muhammad Irwansyah menegaskan Kota Pangkalpinang saat ini sedang ditata menjadi kota berkelas dunia

Editor: edwardi
IST
Walikota Pangkalpinang M Irwansyah melakukan penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) antara UBB dengan Pemkot Pangkalpinang. MoU antara UBB dengan Pemkot itu ditandatangani Rektor UBB Dr Ir Muh Yusuf MSi dan Walikota Pangkalpinang Muhammad Irwansyah di Ruang Rapat Besar Rektorat UBB Kampus Terpadu Balunijuk, Merawang, Jumat (17/6/2016). 

Laporan wartawan bangka pos, dodi hendriyanto

BANGKA, BANGKAPOS.COM -- Walikota Pangkalpinang Muhammad Irwansyah SSos MSi menegaskan Kota Pangkalpinang saat ini sedang ditata menjadi kota berkelas dunia. Dalam kaitan ini, Pemkot telah menetapkan Universitas Bangka Belitung (UBB) sebagai mitra.

“Dalam mewujudkan kota kelas dunia tersebut, UBB kami minta sebagai ‘patner’ pemkot. Semua kami percayakan kepada ahlinya,” tukas Muhammad Irwansyah ketika memberikan sambutan sebelum penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) antara UBB dengan Pemkot Pangkalpinang, Jumat (17/06/2016) pagi.

MoU antara UBB dengan Pemkot itu ditandatangani Rektor UBB Dr Ir Muh Yusuf MSi dan Walikota Pangkalpinang Muhammad Irwansyah di Ruang Rapat Besar Rektorat UBB Kampus Terpadu Balunijuk, Merawang.

MoU ini mencakup kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengembangan dan pemanfaatkan ilmu pengetahuan serta teknologi untuk pembangunan sumberdaya di Kota Pangkalpinang.

Secara detil, ruang lingkup MoU ini antara lain menyediakan tenaga ahli (konsultan manajemen), pengembangan potensi Kota Pangkalpinang, pengembangan bidang pertanian dalam arti luas, dan perencanaan serta pengembangan tatakota.

Acara ini dihadiri Wakil Rektor I Ismed Inonu, Wakil Rektor II Agus Hartoko, Wakil Rektor III Fadilah Sabri, seluruh dekan dan pejabat struktural di lingkungan UBB. Sedangkan dari Pemkot, hadir Sekda Ratmida Dawam, Kepala Dinas Pendidikan Edison Taher, Kepala Kesbangpol Rasdian, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Suparlan, Kepala Badan Keuangan Daerah Yunan, Kabag Humas dan Protokol Zaitri Andiko.

Rektor UBB Muh Yusuf mengemukakan, penandatangan MoU ini merupakan awal yang baik dalam kerjasama antara UBB dengan pemkot. Di mana, lanjut Muh Yusuf, UBB merupakan aset yang berharga miliki Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Insya Allah, sumber daya manusianya dapat dimanfaatkan untuk memberikan sumbangsih kepada Bangka Belitung, khususnya Pemerintah Kota Pangkalpinang,” ujar Muh Yusuf.

Rektor menegaskan, keberadaan UBB bukan menjadi menara gading yang menjulang tinggi, tanpa ada manfaat bagi lingkungan di sekelilingnya. Sebaliknya UBB telah banyak berbuat, antara lain yang terbaru adalah upaya menanggulangi banjir di Kota Pangkalpinang.

“Mudah-mudahan banyak program dari pemkot yang bisa kita kerjakan secara bersama-sama,” kata Muh Yusuf.

Rektor baru UBB ini menilai semua pihak perlu bersinergi untuk mendapatkan sumber ekonomi baru pasca (setelah) timah. Mengingat peran sektor pertambangan timah yang tidak dapat diperbaharui itu kini kian memudar.

Bila tidak ditemukan sektor pengganti timah, kata Muh Yusuf, maka akan berdampak kepada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Angka kriminalitas di Bangka Belitung menurut Muh Yusuf sudah pasti akan meningkat.

“Harus kita cari sumber ekonomi lain. Contophnya kita kembangkan sektor pertanian dalam arti luas, seperti mengintensifkan kebun karet dan lada,” ujar Muh Yusuf. (*)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved