Tak Sanggup Lagi Bayar Utang, Pria Ini Pilih Minum Racun Potas

Pria yang bekerja sebagai supir truk Bali-Jawa itu ditemukan lemas di kamarnya oleh sang istri, Ni Made Watini.

Tak Sanggup Lagi Bayar Utang, Pria Ini Pilih Minum Racun Potas
Shutterstock
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, BALI - Diduga memiliki hutang judi tajen, I Wayan Harta Giri (35) memilih jalan pintas untuk mengakhiri hidupnya.

Ia minum racun portas di rumahnya, Banjar Bajera Kaja, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, Bali, Sabtu (18/6/2016), sekitar pukul 08.30 wita.

Pria yang bekerja sebagai supir truk Bali-Jawa itu ditemukan lemas di kamarnya oleh sang istri, Ni Made Watini.

Kapolsek Selemadeg, Kompol Abdus Salim yang dikonfirmasi menerangkan pada Sabtu (18/6/2016), pukul 07.00 wita, korban bersama istrinya pergi ke pasar Bajera untuk membuka toko buah.

Setelah itu korban pamit ke istrinya untuk pulang.

Sesampai di rumah, sekitar pukul 08.00 wita, pria asal Banjar/ Belimbing, Pupuan itu minta kopi kepada mertuanya, Ni Nengah Nuriyati (54), dan minum bersama.

15 menit kemudian, korban masuk ke kamar sembari membawa gelas kopinya, dan mertua masuk ke dapur untuk memasak.

Pada saat itulah diduga korban mengirimkan pesan singkat kepada istrinya.

"Dugaan sementara korban meninggal karena keracunan, hal itu dilakukan karena memiliki hutang akibat bermain judi tajen," kata Kompol Abdus Salim.

Ia menyebutkan, pihak keluarga memang tidak berkeinginan melakukan autopsi terhadap jenazah korban, karena sudah menganggap itu sebagai musibah.

"Dari pemeriksaan luar di Puskesmas Bajera dari mulut korban memang keluar busa, dan tercium sedikit bau racun potas di lokasi kejadian," katanya.

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved