Kamis, 9 April 2026

Breaking News

Begini Cara AK Mengoplos Elpiji Agar Dapat Untung Rp 80 Ribu Pertabung 12 Kg

Rupanya, AK, dibantu seorang temannya melakukan pengoplosan elpiji secara manual atau tradisional.

Editor: edwardi
bangkapos.com/Fery Laskari
Ny Lili (baju kuning) berbincang pada Kapolsek Sungailiat AKP Syamsul BG, Kamis (23/6/2016). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Rupanya, AK (AY), dibantu seorang temannya melakukan pengoplosan elpiji secara manual atau tradisional. Cara itu dilakukan tersangka di sebuah gudang samping rumah orangtuanya di Jl Laut Sungailiat.

Caranya, tabung ijo berisi gas 3 kg ditempatkan pada sebuah papan dudukan, dalam posisi tabung terbalik. Di mulut tabung dipasang selang yang terhubung pada mulut tabung 12 kg yang dalam kondisi kosong. Tabung kosong 12 kg tadi berada di posisi bawah, duduk normal. Di leher tabung 12 Kg (kosong), dibalut karung, dan diisi pecahan batu es agar suhu leher tabung 12 kg, menjadi dingin.

"Nah, diduga gas akan turun atau mencari tempat yang lebih dingin, sehingga gas elpiji dari tabung ijo di bagian atas akan turun melalui selang ke tabung 12 kg yang kosong. Diduga setiap tabung 12 kg diisi tiga hingga empat tabung ijo 3 kg sehingga paling tidak tersangka bisa untung Rp 80 ribu saat menjual pertabung gas ukuruan 12 kg," kata Kapolsek.

Cara lain kata Kapolsek, bisa sebalilknya, dari tabung 12 kg ke tabung 3 kg, yang isinya dikurangi. Yang jelas upaya ini dipastikan Kapolsek sangat merugikan konsumen.

"Tersangka menggunakan segel baru diduga segel palsu agar tak dicurigai. Segel mulut tabung yang dimaksud, berwarna kuning bertulisan elpiji Pertamina BMJA. Sedangkan segel luar pembalut, bertuliskan PT Energi Alam Prima Bangka Barat Nomor Hot Line. 0716-22007," jelas Kapolsek.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved