Kamis, 14 Mei 2026

Ditangan Dede, Limbah Koran Jadi Miniatur Motor Harley

Dengan tangan terampilnya dipadu dengan ide kreatifnya limbah koran sebagai bahan kerajinannya yang bernilai dan berharga.

Tayang:
Editor: Hendra
IST
Dede Reagent (31), Warga Puput, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), menunjukan hasil miniatur-miniatur dari bahan koran yang sudah jadi ia buat, Kamis (23/6). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Yudistira Gatra Praja

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Koran bekas atau limbah koran sering kali dilihat hanya sebagai pembungkus barang atau bahkan dibakar begitu saja seolah tak lagi berharga.

Tapi tidak bagi Dede Reagent (31), warga Puput, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan ini.

Dengan tangan terampilnya dipadu dengan ide kreatifnya limbah koran sebagai bahan kerajinannya yang bernilai dan berharga.

Dia menjadikan limbah koran bekas ini menjadi kerajinan motor harley.

miniatur <a href='https://bangka.tribunnews.com/tag/motor' title='motor'>motor</a> harley

Dede menceritakan ide awal ia menjadikan limbah koran menjadi miniatur motor harley saat ia masih bekerja di Kapal Isap Produksi (KIP) PT. Timah, Unit Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Melihat tumpukan koran itu ia pun berpikir untuk membuat sesuai yang cukup menarik, yakni miniatur motor harley.

Bapak dua anak ini mengatakan dengan memanfaatkan limbah koran tersebut ia ingin menyalurkan hobinya. Sekaligus hobi tersebut untuk mengisi waktu luangnya.

"Pada dasarnya sih, saya hobi sama barang-barang seni. Ceritanya pada saat saya masih bertugas di Kundur kemarin ketemu seniman, membuat miniatur dari bahan kayu, lalu saya belajar mencoba bikin kerajinan bahan kayu, tapi hasilnya kurang optimal karena masalah bahan. Terus saya pikir tidak efisien bikinnya, harus ada workshop. Kemudian tidak sengaja saya lihat banyak koran di kapal, saya befikir nyoba pakai bahan koran, lalu sayapun browsing di internet ada juga yang bikin bahan koran. Kemudian saya coba bikin yang lebih spesifik, seiring waktu alhamdulillah bisa jadi," cerita Dede, kepada Bangka Pos, saat awal ia memiliki ide membuat meniatur bahan kertas koran, Kamis (23/6/2016).

Karyawan PT. Timah ini menyampaikan, membuat miniatur cukup menyediakan bahan dan alat yang sederhana, seperti kertas koran, lem kayu sebagai perekat, cuter, gunting dan clear semprot (finishing).

Agar sulit memang untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Karenanya untuk satu miniatur motor harley tersebut membutuhkan waktu paling cepat empat hari.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved