Dua Perampok Tewas Mengenaskan Ditabrak Calon Korbannya

Dua orang perampok tewas mengenaskan ditabrak oleh calon korbannya menggunakan truk.

Dua Perampok Tewas Mengenaskan Ditabrak Calon Korbannya
SETIA BUDI/SP
Dua orang pelaku yang tewas mengenaskan di jalan raya Talang Pancur, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Banding Agung, OKU Selatan, Selasa (21/6/2016). 

BANGKAPOS.COM, MUARADUA -- Warga Kecamatan Banding Agung dan Kecamatan Mekakau ilir, OKU Selatan, Sumsel, dihebohkan dengan tewasnya dua orang yang diduga pelaku perampokan.

Dua orang tersebut yakni, Akbar Putra Subing (28) warga Desa Jati Mulia Kecamatan Belitang Madang Raya, OKU Timur dan Pudin alias Kurdi (32) warga yang tinggal di Kampung Basis, Kelurahan Simpang Sender, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT).

Keduanya tewas mengenaskan ditabrak oleh calon korbannya, Alamsyah (43) menggunakan truk di jalan raya Talang Pancur, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Banding Agung.

Kejadian ini bermula ketika Alamsyah yang merupakan tauke kopi asal Desa Sukamarga Kecamatan Mekakau Ilir, pulang dari menjual kopi di kawasan Simpang Sender membawa uang sekitar Rp 100 juta.

Alamsyah mengendarai truk nopol BE 9873 CC, sekitar pukul, 20.30 WIB, Selasa (21/6/2016). Tiba-tiba ada dua orang yang tidak dikenali, memepet kendaraan Alamsyah menggunakan sepeda motor Beat warna putih-merah yang tidak dilengkapi dengan plat nomor kendaraan. Dua pria itu mengenakan jaket hitam kecoklatan.

Seorang pelaku sempat mengeluarkan tembakan dengan senjata api. Melihat gerak-gerik keduanya yang mencurigakan dan berusaha memberhentikan laju truk, Alamsyah nekat menabrak sepeda motor pelaku hingga terseret beberapa meter. Kedua pria yang diduga kuat hendak merampok Alamsyah itu akhirnya tewas di tempat kejadian.

Kapolres OKU Selatan, AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari, melalui Kasatreskrim Iptu Ujang Abdul Aziz SE, didamping Kanit Pidum Ipda Dismin Hayadi SH mengatakan kedua pria yang tewas itu diduga hendak merampok Alamsyah.

"Tim Reskrim, Satlantas, Satintel dan Polsek telah menyelidiki dan melakukan olah TKP di lokasi kejadian di jalan raya Desa Talang Pancur," kata Ipda Dismin, Rabu (22/6/2016).

Dismin mengungkapkan, satu dari pelaku yakni Kurdi alias Pudin, merupakan kuli angkut toko kopi milik Kong Huu di Simpang Sender. Toko tersebut merupakan tempat Alamsyah menjual kopi, beberapa jam sebelum kejadian.

"Sedangkan Akbar warga dari Kabupaten OKU Timur," katanya.

Berdasarkan dari penjelasan Alamsyah, lanjut Dismin, kedua pelaku sempat menembakkan senjata api ke arah ban truk yang dikemudikan korban.

"Di bagian dekat velg dan roda memang ada seperti ada bekas tembakan. Namun untuk itu kita belum bisa memastikannya, apa pelaku ini memakai senpi atau tidak," kata Dismin.

Saat ini, kepolisian masih mengumpulkan saksi dan bukti-bukti guna memastikan kebenaran tersebut.

"Termasuk senjata api yang kabarnya digunakan pelaku masih kita selidiki. Karena, usai kejadian, ratusan warga sekitar berbondong-bondong menyaksikan keduanya yang telah meninggal di TKP," kata Dismin.

Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved