Istri Tito Karnavian Disebut dari Smart Woman hingga Saingi Menteri Susi oleh Netizen

Tapi, sebetulnya saya bisa membayangkan bagaimana sih jadi istri calon Kapolri. Ya harus patuh kepada suami untuk dapat surga, melaksanakan ....

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Calon tunggal Kapolri, Komjen Pol Tito Karnavian didampingi istri Tri Suswati menerima kunjungan para anggota Komisi III DPR di kediamannya, Kompleks Polri, Jakarta Selatan, Rabu (22/6/2016). Kedatangan Komisi III tersebut untuk mengenal lebih dekat sosok Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris dan keluarganya sebelum menjalani Uji Kelayakan dan Kepatutan sebagai calon Kapolri pada Kamis (23/6/2016) di DPR. 

BANGKAPOS.COM -- Tri Suswati istri Tito Karnavian juga mendapat 'ujian' dari Anggota Komisi III DPR. Jawaban berbobot istri calon Kapolri tuai respon netizen, Rabu (22/6/2016) kemarin.

BACA: Cewek ABG Ini Akhirnya Ngaku Tiga Kali Ditiduri Kekasih dan Bantah Diperkosa Ayah Tiri

Anggota Komisi III DPR tak hanya berdialog dengan Komjen Pol Tito Karnavian, calon tunggal Kapolri, ketika bertandang ke rumah dinasnya, kawasan Pasar Minggu, Jakarta, namun juga memberikan serangkaian pertanyaan untuk pendamping hidup calon Kapolri.

BACA: Terkuak, Marshanda Ternyata Tidak Cari Pasangan untuk Menikah Lho

Jawaban-jawaban ceplas-seplos, cerdas dan berbobot bikin netizen terkesima.

Beberapa komentar yang masuk memberikan pujian dan ada juga yang bilang jadi saingan Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti.

BACA: Tak Disangka, Anjali Cilik Ternyata Jadi Seperti Ini

Kemungkinan pendapat netizen terkait jawaban istri calon Kapolri yang apa adanya menyampaikan kalau satu hal yang berubah setelah jadi istri Kapolri nanti yakni tak lagi bisa gunakan celana jeans sobek-sobek.

Seperti diketahui Menteri Susi dikenal gaul, cerdas dan tegas.

BACA: Inilah Kura-kura yang Doyan Jalan-jalan

Gaya berpakaiannya pun santai dengan gaya selengekan, hal ini kemungkinan yang bikin netizen berpikir Tri Siswati saingi Menteri Susi soal pilihan celana jeans sobek-sobek.

Berikut beberapa komentar netizen.

BACA: Netizen Heboh, Video Buka Puasa Siang Bolong Cita Citata dan Anggota DPR RI Tiba-tiba Dihapus

Tietiana Anna: Semoga Alloh SWT memberi kemudahan dan kelancaran pd bpk Tito dlm mengemban tugas berat sebagai Kapolri,tetap rendah hati,jujur dan amanah dlm mengemban tugas ya pak.

Semoga sukses dan selalu dlm lindungan Alloh SWT dimanapun bpk berada.

BACA: Kabar Gembira, Pekan Ini Gaji Ke-13 dan Gaji Ke-14 PNS Dibayarkan Sekaligus

Selamat ya bu Tito sdh menjd istri yg baik utk bpk,Suami bs menjd hebat krn memiliki istri seperti ibu,semoga bs menjd panutan utk senior maupaun juniornya.

Lin Sasmita: Ibu Titio Karnavian GAUL jg ea pkai clna jeans sobek2,maaf :)

Ngatiman Ajja Dech: Gpp lah eg situ doang yg bisa gaul wkwkwk....

Soekamsih Drg Fkg Unair: Saingan sama menteri Perikanan b. Susi

Widyaningrum Erni : Really smart woman.

Petikan dialog Komisi III dengan istri calon Kapolri
Seperti diberitakan Tribunnews.com sebelumnya, Anggota Komisi III DPR tak hanya berdialog dengan Komjen Pol Tito Karnavian, calon tunggalKapolri, ketika bertandang ke rumah dinasnya, kawasan Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (22/6/2016) kemarin.

Ny Tri Suswati, ikut 'diinterogasi' anggota Komisi III mengenai beberapa hal, termasuk soal suka duka hidup mendampingi Tito Karnavian.

Berikut petikan dialog anggota Komisi Hukum DPR dengan ibu tiga anak tersebut:

Junimart Girsang (PDIP): Saya mau tanya ke Ibu Tito. Bagaimana caranya ibu sebagai istri polisi bisa bertahan dan tahan sementara suami selalu jauh?
Pernah nggak ibu bermimpi menjadi istri Kapolri? Mungkin nggak sebagai istri Kapolri akan berubah sikap terhadap ibu-ibu Bhayangkari?

Ny Tri Suswati (TS): Pertanyaan Pak Junimart, saya sendiri heran bagaimana bisa bertahan selama ini. Tapi, sebetulnya saya bisa membayangkan bagaimana sih jadi istri calon Kapolri. Ya harus patuh kepada suami untuk dapat surga, melaksanakan kewajiban-kewajibannya. Apapun yang terjadi, saya tetap berpegang teguh pada agama dan suami.

Soal di Bhayangkari, memang kebetulan saya pernah di senior dan junior. Karena bagi kami, Bhayangkari itu wadah bagi kami untuk hal positif. Tapi, kalau soal gosip, itu nggak hanya di Bhayangkari saja.

Saya bisa membayangkan menjadi istri Kapolri, karena Pak Tito pernah jadi Sespri Kapolri. Jadi, saya banyak tahu kegiatan Kapolri dan istri. Waktu kami lihat bagaimana beban Kapolri dan istri, banyak sekali. Makanya saya mau sembunyiin Bapak biar nggak jadi Kapolri. (Disambut tawa)

Saya nggak akan berubah, bagaimana pun saya masih seperti yang dulu. Tapi, mungkin nanti nggak bisa pakai celana jins sobek lagi.

Herman Hery (PDIP): Ibarat kalau ngomong sebagai istri calonKapolri, ini ibarat kejatuhan bulan plus beban. Gosip itu lebih cepat dari SMS. Nah, bagaimana Ibu menyikapi ada istri-istri dari para senior?

TS: Kami sama satu visi dan misi, kami sama-sama bisa bekerja sama.

Akbar Faisal (NasDem): Pak Tito dinilai sebagai the legends di Polri. Itu bisa jadi beban tersendiri. Bagaimana nanti ibu mengatasi ini? Tingkat bunuh diri polisi meningkat. Artinya mau diakui atau tidak, posisi keluarga itu sangat penting, terutama peran istri.

TS: Saya kok ditanya terus, ini jadi kayak ujian tesis yah. Saya 25 tahun mendampingi Pak Tito. Saya sudah pengalaman sejak Bapak dari bawah. Soal suka duka, saya nggak terlalu memikirkan.

Kehidupan saya berjalan seperti adanya. Mungkin orang menyebut duka, bagi saya tidak. Karena kehidupan ini hanya titipan. Jadi, seberat apapun atau sesuka apapun, saya kembalikan ke Allah.

BACA: Masa Depan Mode Telah Tiba, Inilah Tas dan Sepatu Kulit dari Daun Nanas

Kehidupan hedonis di Bhayangkari, memang ada. Tapi, itu berapa porsinya? Karena saya juga pernah melihat sendiri, ada Bhayangkari yang berjuang menjadi tukang cuci, berdagang dan lain-lain.

BACA: Tak Mengenal Tempat dan Waktu, Dua ABG Ini Pun Bermesraan di Taman Sari

Tapi, hal ini akan kami fokuskan membantu dan memberdayakan mereka supaya hidup lebih layak. Semua ibu Bhayangkari di Indonesia harus hidup lebih layak.

Hal yang menjengkelkan, Bapak suka pergi tugas lama ke luar kota, dan kalau balik ke rumah capek, saya ajak ngobrol nggak diladenin.

BACA: Terungkap, Aa Gym Sempat Takut Tak Bangun Lagi dari Tidur, Ternyata Inilah Sebenarnya Penyakitnya

Sarifuddin Sudding (Hanura): Apa Pak Tito pernah mengajak Ibu diskusi atau Ibu memberi saran untuk pengambilan suatu keputusan?

BACA: Inilah Sosok 5 Hacker Cantik yang Menghebohkan Dunia

TS: Pak Tito lebih pintar dari saya sehingga saya nggak begitu memberi masukan. Tentang info-info untuk memperbaiki institusi, itu saya sampaikan. Kalau untuk pengambilan keputusan, saya tidak. (coz)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved