Senin, 13 April 2026

Operasional Terminal Baru Bandara Depati Amir Tunggu Kementrian Perhubungan

Pembangunan terminal baru Bandara Depati Amir selesai 100 persen termasuk pembangunan interior di kawasan bandara.

Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Hendra
Bangka Pos / Agus Nuryadin
Inilah Gar Barata Di terminal baru Bandara Depati Amir. Saat ini masih dalam tahap penyelesaian di sisi darat, yaitu pembangunan areal parkir kendaraan 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Agus Nuryadhyn

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pembangunan terminal baru Bandara Depati Amir selesai 100 persen termasuk pembangunan interior di kawasan bandara.

Sedangkan operasional bandara hanya tinggal menunggu verifikasi dari Kementrian Perhubungan.

"Kita tinggal menunggu verifikasi dari Kementerian mengenai kelaikannya sehingga bisa segera dioperasionalkan," jelas Eko Prihadi GM PT AP II Bandara Depati Amir, Kamis (23/6/2016) ditemui di sela-sela kegiatan santunan kepada 200 anak yatim piatu di terminal baru Bandara Depati Amir.

Menurut Eko, terminal ini bisa dioperasionalkan secepat mungkin. Karena terminal bandara lama sudah begitu sesak.

"Kalau dioperasionalkan, maka terminal baru memiliki ruangan yang lebih luas untuk meayani perumpang yang melakukan perjalanan dari dan ke Bandara Depati Amir," ujar Eko.

Adapun daya tampiung di terminal baru Bandara Depati Amir, sekitar 1,5 juta orang pertahun.

Bahkan dengan terminal baru, kata Eko, daya tampung disisi apron untuk sembilan pesawat.

"Kalau diterminal lama itu hanya bisa untuk 4 pesawat. Sedangkan apron di terminal baru bisa untuk 9 pesawat," ungkapnya.

Sedangkan luas terminal baru ini menirit Eko, tiga kali lipat dari terminal lama. Karena terminal baru ini luas 12.000 meerpersegi.

"Kalau luas terminal saat ini tiga kali lipat, maka perlu ada penambahan SDM sekitar 30 hingga 20 persen ,". Ujar Eko.

Lebihlanjut Eko Preihadi menjelaskan, bahwa yang saat ini masih dilakukan penyelesaian untuk fasilitas disisi darat. Sehingga terminal baru ini belum bisa dioperasionalkan. (Rya)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved