Breaking News
Suparhon: Anak Saya Hanya Ingin Melihat Kondisi Air Laut
Saat itu anak saya sama temannya naik motor masuk ke area (PT) Koba Tin mau lihat kondisi air buat nebak (jaring ikan)
Laporan wartawan bangka pos, Riski Yuliandri
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Suparhon, ayah Ded yang menjadi korban pembacokan satpam PT Koba Tin mengatakan anaknya saat itu hanya ingin melihat kondisi air laut.
"Saat itu anak saya sama temannya naik motor masuk ke area (PT) Koba Tin mau lihat kondisi air buat nebak (jaring ikan), tapi saat itu dipanggil sama orang pakai baju biasa (pelaku/satpam) dan dibawa ke pos satpam, pas mau pulang naik motor dari belakang langsung dibacok," ungkapnya, Kamis (23/6/2016).
Ditambahkannya, anaknya langsung dibawa oleh warga dan satpam lainnya ke Rumah Sakit Umum Bangka Tengah dan mendapatkan dua luka bacokan di punggung, satu di lengan dan satu di bagian dada.
Menurut Suparhon, dari kejadian tersebut pihak PT Koba Tin bersedia membiayai pengobatan anaknya hingga sembuh.
"Ada yang datang kasih uang buat pengobatan Ded, Koba Tin juga katanya mau bantu tapi sampai saat ini belum ada juga, padahal anak saya sudah dibawa ke rumah," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/suparhon_20160623_164108.jpg)