Breaking News:

Peramal Buta asal Bulgaria Jauh Hari Sudah Meramalkan Uni Eropa akan Pecah

Dia dikenal karena meramalkan terjadinya tragedi 9/11, tsunami Aceh, kemunculan ISIS dan kini diyakini juga meramalkan pecahnya Uni Eropa.

DPA/A Delvin
Hasil akhir referendum Uni Eropa (UE) di Inggris, Kamis (23/6/2016), menunjukkan, 51,9 persen pemilih menghendaki negara itu keluar dari blok UE, setelah 43 tahun bergabung. 

BANGKAPOS.COM, SOFIA,  - Keluarnya Inggris dari Uni Eropa sebenarnya sudah diprediksi seorang peramal tuna netra dari Bulgaria sejak beberapa tahun yang lalu.

Dia pernah mengatakan bahwa Eropa yang seperti saat ini akan "bubar" pada akhir 2016. Bisa saja referendum Brexit merupakan awal dari ramalan ini.

Baba Vanga yang berjuluk Nostradamus dari Balkan karena keakuratan ramalannya sudah meninggal dunia pada 1996 dalam usia 85 tahun.

Dia dikenal karena meramalkan terjadinya tragedi 9/11, tsunami Aceh, kemunculan ISIS dan kini diyakini juga meramalkan pecahnya Uni Eropa.

Ramalan Baba soal tragedi WTC New York konon berasal dari pernyataan yang dibuat perempuan itu pada 1989.

"Horor, horor! Amerika akan runtuh setelah diserang burung -burung besi. Para serigala akan melolong di sesemakan dan darah orang tak bersalah akan ditumpahkan," ujar Baba.

Baba bahkan meramalkan Eropa akan ditinggalkan nyaris semua penduduknya yang membuat benua ini menjadi kawasan kosong yang tak bisa menyokong kehidupan.

Mereka yang percaya dengan ramalan Baba juga mengkhawatirkan ramalannya soal invasi militan Islam ke Eropa akibat dari gelombang Arab Spring pada 2010 dan konflik Suriah.

Dia bahkan meramalkan Eropa akan menjadi kekalifahan Islam pada 2043, komunisme akan bangkit pada 2076 dan perang di Mars pada 3005.

Namun, kelompok yang skeptis meyakini sejumlah orang memelintir ramalan Baba sehingga nampak sangat nyata.

Apakah Baba pernah salah meramal? Ternyata ramalannya untuk Piala Dunia 1994 meleset. Dia meramalkan final akan diisi dua negara dengan huruf depan "B".

Nyatanya, babak final diisi Brasil dan Italia yang dimenangkan tim Samba lewat drama adu penalti. (Mirror)

Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved