Kecewa Kalah Praperadilan, Pengacara Ini Sebut Hakim Berikan Putusan Sesat

Jonson Parancis, hakim tunggal Praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Jumat (1/6) menolak permohonan

Kecewa Kalah Praperadilan, Pengacara Ini Sebut Hakim Berikan Putusan Sesat
bangkapos.com/Fery Laskari
Taufik Korianto, Pengacara Abang Faisal, Pemohon Praperadilan di PN Sungailiat. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA  -- Jonson Parancis, hakim tunggal Praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Jumat (1/6) menolak permohonan dari pihak pemohon, Abang Faisal.

Sebaliknya, hakim menyatakan status tersangka pemohon yang ditetapkan oleh termohon, Kepala Kejari Muntok, sah.

"Menyatakan menolak peraperadilan yang diajukan pemohon (Abang Faisal). Menyatakan penetapan tersangka (oleh termohon) merupakan hal yang sah," kata Jonson Parancis membacakan isi putusan praperadilan di PN Sungailiat, Jumat (1/6).

Putusan Hakim PN Sungailiat, Jonson Parancis tentu saja membuat Taufik Korianto dan para pendukung Abang Faisal kecewa. Mereka menyatakan, keputusan hakim tak adil.

"Kami menilai putusan hari ini (kemarin -red) sangat tidak fair dan tidak objektif," kata Taufik usai sidang kepada sejumlah wartawan.

Taufik kecewa karena hakim mengabaikan keterangan ahli yang sudah mereka hadirkan di persidangan, dua hari sebelumnya.

"Yang kami ajukan, ini sama sekali tidak dipertimbangkan. Artinya putusan praperadilan yang dibacakan Jonson Parancis, adalah putusan yang sesat...pertimbangannya yang sesat dan menyesatkan," kata Taufik.

Taufik mengaku punya alasan mengecam putusan praperadilan tersebut,

"Karena alasan kami mempraperadilakan tadi ada tiga, pertama alasan surat penetapan, sprindik dan penetapan. Yang kedua tidak adanya hasil audit, dan CSR belum jelas kerugian negara atau bukan."

Apalagi katanya, keterangan tiga ahli yang dihadirkan di persidangan tak diperhartikan hakim. Hakim menurut Taufik, seolah tak memperdulikan dalil-dalil hukum para ahli yang sudah disampaikan di persidangan.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved