Selasa, 14 April 2026

Bermula dari Hobi, Wakil Rakyat Ini Tekuni Bisnis Ikan Air Tawar

Ribuan ekor ikan nila kini dibudidayakannya sehingga sekarang sudah menuai hasil tiga kali panen ikan

Penulis: nurhayati | Editor: edwardi
bangkapos.com/Nurhayati
Mendra Kurniawan 

Laporan Wartawawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bermula dari hobi berkebun dan budidaya ikan Mendra Kurniawan, anggota DPRD Kabupaten Bangka ini kini menekuni bisnis budidaya ikan nila air tawar.

Politisi Partai Gerindra ini disela-sela kesibukannya sebagai wakil rakyat masih menyempatkan diri untuk berkebun dan memelihara ikan ditambak kebunnya. Lima kolam ikan seluas sekitar lima kali tujuh meter di Kelurahan Bukit Betung diisinya dengan benih ikan nila.

Ribuan ekor ikan nila kini dibudidayakannya sehingga sekarang sudah menuai hasil tiga kali panen ikan dengan harga jual berkisar Rp 30.000 perkilogram.

"Saya mulai beli lahan di Bukit Betung ini 2010. Yang jelas pertama bukan untuk investasi tetapi sekedar hobi menyalurkan hobi sehari-hari obat stres, ketika perkembangan ekonomi sudah membaik ini ternyata tingkat konsumsi ikan air tawar khususnya di Kota Sungailiat ini cukup menjanjikan. Akhirnya hobi ini sekaligus menghasilkan," ungkap Mendra kepada bangkapos.com, Jumat (8/7/2016) di kebun dan tambak ikan miliknya.

Menurutnya untuk panen ikan nila tidak sekaligus dilakukannya tetapi secara bertahap, dimana satu hari dipasok ke pedagang ikan sebanyak 30 hingga 60 kilogram.
Saat ini sebanyak 10.000 bibit ikan dibudidaya di kolam tambak ikan miliknya.
"Untuk harga jual yang stabil kelihatannya ikan nila yang kita budidayakan," kata Mendra.

Selama membudidayakan ikan nila ini kendala yang dihadapinya hanya pasokan air saat kemarau karena air disalurkannya langsung dari atas Bukit Betung dengan menggunakan pipa paralon sepanjang 400 meter. Sedangkan untuk pakan ikan ia mengkombinasikan pakan dari pelet diselingi pakan organik dari daun-daun singkong yang ditanam di sekitar kebunnya.

"Ikan saya ini semi organik dalam pemberian pakan empat hari menggunakan pelet kemudian empat harinya menggunakan daun-daunan daun singkong," jelas Mendra.

Diakuinya untuk biaya produksi kendati cukup besar tetapi masih memperoleh keuntungan yang lumayan dari hasil budidaya ikan nilanya tersebut.

Untuk itu ke depan Mendra berencana akan mengembangkan kolam tambak ikannya ini menjadi restoran makan keluarga. Rencananya dia akan mendirikan saung-saung untuk tempat makan di bawah kaki Bukit Betung dikebunnya ini.

"Kondisi di sekitar sini masih alami tanpa campur tangan lebih jauh dari manusia," ungkap Mendra.

Disekeliling tambak ikannya ini ditanami berbagai varietas jambu, mangga, durian dan berbagai tanaman lainnya.

"Kepada masyarakat yang ingin menyalurkan hobinya budidaya ikan melihat pangsa pasarnya cukup menjanjikan bisa membantu mendongkrat ekonomi keluarga," ajak Mendra.

Selain di Kelurahan Bukit Betung, ia juga berkebun lada di Kelurahan Lubuk Kelik Sungailiat. Rencananya Juli nanti dia bisa memetik hasil dari buah kerja kerasnya berkebun lada ini.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved