Gurita Kerajaan Bisnis Hun Sen dan Keluarga

Pendiri Global Witness, Patrick Alley, menggambarkan, Hun Sen memiliki kendali ekonomi yang sangat kuat.

Gurita Kerajaan Bisnis Hun Sen dan Keluarga
Associated Press/Lai Seng Sin
Hun Sen - bersama istri, Bun Rany - diduga menimbun kekayaan selama menjabat sebagai Perdana Menteri Kamboja 

BANGKAPOS.COM, PHNOM PENH – Perdana Menteri Kamboja Hun Sen dan keluarganya telah membangun kerajaan bisnis yang menggurita dengan nilai jutaan dollar Amerika Serikat di berbagai sektor strategis di negara miskin itu.

Kantor berita Agence France-Presse, Kamis (7/7/2016), melaporkan, kerajaan bisnis Hun Sen itu sangat menguntungkan keluarganya.

PM Hun Sen, mantan komandan Khmer Merah yang membelot dari rezim berdarah, telah mendominasi panggung politik Kamboja selama 31 tahun, yakni duduk di kursi PM sejak Januari 1985.

Pemerintahannya dirusak oleh dugaan kasus korupsi, kecurangan pemilu, dan pelanggaran terhadap hak asasi manusia yang kian merajalela.

Laporan kantor berita Perancis itu mengutip Global Witness, lembaga pemantau yang berbasis di London, Inggris.

Selama lebih dari tiga dekade berkuasa, Hun Sen, yang oleh media Barat disebut “PM yang cerdik”, juga menggunakan posisinya untuk mengendalikan ekonomi negara untuk keluarganya.

Global Witness mengutip data dari Kementerian Perdagangan Kamboja. Dikatakan, Hun Sen dan kroninya meraup lebih dari 200 juta dollar AS atau Rp 2,4 triliun laba dari 114 perusahaan swasta.

Perusahaan keluarga menggurita di sektor perdagangan, keuangan, energi, dan industri media, dengan jaringan bisnis untuk merek global terdepan.

"Di balik layar dari pemerintahan diktator Hun Sen, keluarganya mengumpulkan kekayaan pribadi yang luas," kata pengawas Global Witness.

Lembaga pengawas itu menggambarkan "jaringan besar rahasia membangun kesepakatan, korupsi, dan kronisme, membantu menjadi benteng politik yang aman bagi perdana menteri".

Halaman
12
Editor: edwardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved