Dr Delianis Berhasil Meracik Pewarna Alami dari Mangrove

Dari tanaman mangrove, Delianis pun berhasil meracik pewarna alami untuk pembuatan batik, sirop, kue kering dan kerupuk

Dr Delianis Berhasil Meracik Pewarna Alami dari Mangrove
IST
Dr Ir Delianis Pringgenies MSc, peneliti dan dosen dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro, Semarang, menjadi narasumber dalam Workshop Bioteknologi: Prospek dan Tantangan Masa Depan, di Ruang Pertemuan Rektorat UBB, Balunijuk, Merawang, Rabu (13/07/2016).

Laporan Wartawan Bangka Pos, dodi hendriyanto

BANGKA, BANGKAPOS.COM -- Dr Ir Delianis Pringgenies MSc, peneliti dan dosen dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro, Semarang, ternyata tidak hanya berhasil membuat chitosan (anti bakteri) untuk ‘laundry’ dan garmen serta pengawet makanan dari pigmen kulit kepiting.

Dari tanaman mangrove, Delianis pun berhasil meracik pewarna alami untuk pembuatan batik, sirop, kue kering dan kerupuk. Begitu pula dari rumput laut, ia berhasil membuat mie dan kosmetik.

“Efek suplemen dari rumput laut bisa membuat kulit kencang dan awet muda. Sebab kosmetik terbuat dari rumput laut itu memproduksi air di bawah kulit,” ujar Delianis yang telah membuat produk kosmetik dari rumput laut dengan merek dagang ini.

Dr Ir Delianis Pringgenies MSc, peneliti dan dosen dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro, Semarang, menjadi narasumber dalam Workshop Bioteknologi: Prospek dan Tantangan Masa Depan, di Ruang Pertemuan Rektorat UBB, Balunijuk, Merawang, Rabu (13/07/2016).

Dikemukakannya, pewarna alami dari mangrove sangat alami dan tidak mudah luntur. Warnanya beragam, tergantung dari jenis mangrove.

“Batik dengan warna alami mangrove tidak menimbulkan gesekan dan enak jatuh di kulit pemakai. Karenanya disukai wisatawan asing dan harganya cukup mahal,” ucap Delianis.
Demikian pula teripang yang banyak ditemui di laut Babel. Bila diolah, lanjut Delianis, banyak sekali manfaatnya. Seperti menjadi obat anti diabetes dan lupus, suplemen dan kosmetik.
“Pengobatan bagian gusi dan gigi yang luka, efektif menggunakan bahan dari teripang. Sayangnya, produk itu kini banyak diproduksi di Malaysia,” ujar Delianis. (*)

Penulis: Dody
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved