Pedagang Menolak Pindah ke Dalam Gedung Pasar Toboali
Pemkab Bangka Selatan memerintahkan pedagang di depan pasar Rakyat Toboali untuk masuk ke dalam gedung pasar.
Penulis: Riki Pratama | Editor: fitriadi
Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sejumlah pedagang di Pasar Toboali mengeluhkan keputusan Pemkab Bangka Selatan memerintahkan pedagang di depan pasar Rakyat Toboali untuk masuk ke dalam gedung pasar.
Ganepo (56), yang telah 32 tahun menjadi pedagang, menjelaskan alasan mereka dipindah untuk mendukung penilaian Adipura. Tetapi Ganepo menyayangkan sikap pemda yang hanya menertibkan sebagian pedagang.
"Kami lah kesel, setiap ada Adipura disuruh masuk. Sudah tiga kali kami di suruh masuk, khusus yang jualan di depan gedung pasar. Kami tidak mau karena yang lain tidak disuruh pindah. Kami siap masuk apabila ditertibkan semua. Jangan hanya ada setiap penilaian Adipura kami disuruh pindah, ini adipura-pura namanya," kata Ganepo bersama pedagang lainnya ditemui bangkapos.com di Pasar Toboali, Rabu (13/7/2016).
Ia juga merasa penertiban pasar dilakukan pada saat ada penilaian Adipura saja, tetapi setelah itu mereka dibiarkan.
"Jangan setiap ada penilaian Adipura rakyat dirugikan. Kami sudah beberapa kali masuk ke dalam. Alasan kami juga berjualan di luar karena bila jualan di dalam tidak laku, karena gedung yang tertutup," kata Ganepo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pedagang_20160713_131631.jpg)