Pejabat Pemkab Bangka Dipanggil Kejaksaan Terkait Dana Bansos

Sekda Bangka H Fery Insani enggan berkomentar lebih jauh mengenai dugaan penyelewengan dana bantuan sosial.

Pejabat Pemkab Bangka Dipanggil Kejaksaan Terkait Dana Bansos
Bangkapos.com/Nurhayati
Sekda Bangka Fery Insani 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sekda Bangka H Fery Insani enggan berkomentar lebih jauh mengenai  dugaan penyelewengan dana bantuan sosial sekitar Rp 1,9 milyar yang dilakukan SP, mantan Bendahara Bansos DPPKAD Kabupaten Bangka.

Dia menyatakan bahwa Wakil Bupati Bangka Rustamsyah sudah menjelaskan mengenai persoalan tersebut melalui media massa.

"Kan sudah dikomentari pak wabup kemarin di beberapa headline media sudah disebutkan. Jadi seperti itulah apa yang disampaikan wabup dari temuan BPK seperti itu," kata Fery saat dikonfirmasi bangkapos.com di Kantor Bupati Bangka, Kamis (14/7/2016).

Sedangkan terkait persoalan hukum, pihaknya tidak mencampuri.

Kejaksaan sudah menyampaikan ke media mengenai kasus dana bansos ini sedang diproses secara hukum.

Diakuinya sudah ada pemanggilan beberapa pejabat terkait mengenai dugaan penyelewengan dana bansos oleh SP.

"Ada panggilan dari kejaksaan negeri kepada beberapa pejabat di DPPKAD," ungkap Fery.

Disinggung mengenai uang yang harus dikembali SP apakah sudah dikembalikan, justru ia mengatakan, sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungailiat, Supardi melalui Kasi Intel (Kastel), Yoga Pamungkas dimana pihak kejaksaan sedang mengumpulkan data dan keterangan, puldata atau pulbaket.

"Karena ini masalah hukum kami tidak boleh mengomentari bahwa sebetulnya kami hanya dari segi kepegawaian, pengelolaan keuangan. Untuk pidana masuk ranah hukum kami tidak masuk substansi itu silahkan pihak kejaksaanlah," jelas Fery.

Halaman
123
Penulis: nurhayati
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved