Disperindag Basel Segera Buat Sumur Bor di Pasar Toboali

Disperindagkop dan UMKM Pemkab Bangka Selatan akan membuat sumur bor di Pasar Rakyat Toboali.

Disperindag Basel Segera Buat Sumur Bor di Pasar Toboali
Bangkapos.com/Riki Pratama
Kadisperindagkop dan UMKM Pemkab Basel, Muhammad 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Disperindagkop dan UMKM Pemkab Bangka Selatan akan membuat sumur bor di Pasar Rakyat Toboali.

Rencana ini menindaklanjuti keluhan pedagang Pasar yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih saat berdagang.

Kepala Disperindagkop dan UMKM Pemkab Bangka Selatan Muhammad mengakui saat ini di Pasar Rakyat Toboali tidak terdapat sumur bor sehingga masih ada tangki air di pasar tidak terisi penuh dengan air.

"Dalam pembangunan pasar rakyat Toboali, dalam rab tidak ada pembuatan sumur pompa, tetapi instalasinya sudah ada, sehingga kami anggarkan melalui APBD perubahan, akan kita buat sumur bor, sehingga tanki air yang ada bisa terisi dan keperluan air bisa terpenuhi," kata Muhammad kepada bangkapos.com Jumat (15/7/2016)

Selain itu Muhammad juga menanggapi pedagang yang tidak mau masuk ke dalam gedung sangat di sayangkan oleh pihak dinas, karena gedung pasar saat ini sudah bisa dikatan baik dan megah.

"Masalah mereka harus masuk ke dalam gedung pasar, ya memang harus, pasar sudah dibangun dengan baik dan megah kok tidak digunakan, ya harus kita gunakan, kita benahi , dan bagi mereka yang tidak tertampung di dalam gedung pasar, akan kita ajak mereka untuk menggunakan pasar terminal,"lanjutnya

Diberitakan sebelumnya, Ganepo (56) pedagang di Pasar Toboali mengeluhkan mengenai keputusan pihak pemda Basel memerintahkan pedagang yang ada di depan pasar Rakyat Toboali untuk masuk ke dalam gedung pasar.

Ganepo yang telah 32 tahun menjadi pedagang menjelaskan alasan mereka di pindah karena untuk mendukung penilaian adipura, tetapi Ganepo menyayangkan sikap pemda yang hanya menertibkan sebagian pedagang tidak seluruh pedagang.

"Kami lah kesel, setiap ada adipura di suruh masuk, sudah tiga kali, kami di suruh masuk, khusus yang jualan di depan gedung pasar, kami tidak mau, karena yang lain tidak di suruh pindah, kami siap masuk apabila di tertibkan semua, jangan hanya ada setiap penilaian Adipura kami di suruh pindah, ini adipura pura namanya,"kata Ganepo di temui dengan pedagang lainya, Rabu (13/7/2016) lalu

Selain itu Ganepo juga mengeluhkan mengenai fasilitas yang tidak memadai di gedung pasar rakyat Toboali, seperti tidak adanya air bersih, keramik pecah, hingga gedung pasar yang terkesan tertutup.

Penulis: Riki Pratama
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved