Bangka Barat Terancam Krisis Gas, Truk Pengangkut Takut Melintas

ruas jalan raya nasional di Desa Kacung Kabupaten Bangka Barat dalam kondisi ambrol dan belum mendapatkan sentuhan perbaikan.

Bangka Barat Terancam Krisis Gas, Truk Pengangkut Takut Melintas
Bangka Pos / Riyadi
Kondisi ruas jalan raya nasional di Desa Kacung Kabupaten Bangka Barat, yang ambrol sejak beberapa bulan lalu, tapi belum mendapatkan sentuhan perbaikan, Kamis (21/7/2016). 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Distribusi gas elpiji yang 3 kg di Kabupaten Bangka Barat dan sekitarnya, terancam terputus.

Hal itu berpotensi terjadi, karena ruas jalan raya nasional di Desa Kacung Kabupaten Bangka Barat dalam kondisi ambrol dan belum mendapatkan sentuhan perbaikan.

Badan jalan itu ambrol sejak beberapa bulan lalu, dan ambrolnya sudah hampir setengah dari badan jalan.

Dirut PT Cahaya Bina Mulya (CBM) Leo Wijaya mengungkapkan, kondisi jalan itu sangat mengkhawatirkan, untuk dilalui mobil ski tank (kendaraan pengangkut gas elpiji dari Palembang Muntok dan Palembang-Kelapa Bangka Barat).

"Kalau ski tank tidak bisa masuk ke pengisian di Kelapa, artinya proses pengisian gas 3 kg tidak bisa dilakukan, kalau sudah tidak bisa mengisi, maka distribusi gas 3 kg juga tidak bisa. Kalau ski tank tidak bisa masuk ke Kelapa, ya tidak bisa melakukan pengisian gas 3 kg," jelas Leo kepadabangkapos.com Kamis (21/7/2016).

Leo berharap, agar jalan yang ambrol tersebut segera diperbaiki.

Pantauan bangkapos.com, Kamis (21/7/2017), ruas jalan yang ambrol tersebut, berada di jalur kiri dari arah Muntok.

Separuh dari badan jalan tersebut, sebagian aspalnya sudah ambrol, sebagian lagi sudah mulai retak-retak dan mulai amblas.

Di bawah aspal juga sudah terbentuk rongga, sehingga sebagian badan aspal kondinya sudah menggantung.

Penulis: riyadi
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved