Program Kerja Kepala Daerah Terhambat Jika Tak Ada Kolaborasi Politik

Dosen UBB Ranto menyayangkan aksi pemboikotan belasan anggota DPRD Babar pada rapat paripurna pertanggung jawaban APBD.

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni

BANGKAPOS.COM BANGKA -- Dosen Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung (UBB) Ranto menyayangkan aksi pemboikotan belasan anggota DPRD Babar pada rapat paripurna pertanggung jawaban APBD tahun anggaran 2015, Senin (18/7/2016) lalu.

Menurutnya, jika berbagai kekuatan politik di Babar tidak berhasil membangun negosiasi, kolaborasi dan konsensus dalam memprioritaskan kebijakan politik bagi kepentingan masyarakat dipastikan akan menghambat berbagai program kerja dan membuat kinerja pemerintah daerah yang berimbas pada semakin tidak efektif dalam memunuhi aspirasi dan kepentingan masyarakat.

"Kami sebagai masyarakat Bangka Barat tentunya cemas, karena tidak adanya negosiasi dan kolaborasi antara eksekutif dan legislatif bisa menghambat berbagai program kerja kepala daerah," ungkap Ranto dalam rilis yang disampaikan kepada bangkapos.com, Kamis (21/7/2016).

Penulis: Antoni Ramli
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved