Rabu, 8 April 2026

Empat Nelayan Sadai Dilaporkan Sudah Seminggu Hilang Saat Melaut

Empat orang nelayan Sadai Kecamatan Tukak Sadai Kebupaten Bangka Selatan dilaporkan sudah satu minggu ini hilang

Penulis: Iwan Satriawan | Editor: Iwan Satriawan
istimewa
Basarnas Pangkalpinang saat mengevakuasi dua nelayan Batubelubang, Selasa 95/7/2016) 

Laporan wartawan Bangka Pos, Iwan Satriawan

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Empat orang nelayan Sadai Kecamatan Tukak Sadai Kebupaten Bangka Selatan dilaporkan sudah satu minggu ini hilang saat sedang melaut.

Belum diketahui apa penyebab hilangnya empat nelayan berikut kapal motonya tersebut lantaran pihak terkait dari unsur Polair Basel dan Basarnas Pangkalpinang masih melakukan pencarian.

Kepala Kantor SAR Pangkalpinang Deden Ridwansyah didampingi Humas Indra Cahyadi mengungkapkan mereka mendapatkan laporan adanya nelayan hilang tersebut dari Kasat Polair Polres Basel.

"Kapal nelayan KM Kiska Jaya 3 lost contack di perairan Karang Menjangan sekitar 70 mil dari selatan Sadai," ungkap Deden Ridwansyah, Sabtu (23/7/2016).

Ia menjelaskan berdasarkan informasi yang mereka terima KM Kiska Jaya 3 berangkat melaut pada tanggal 17 Juli lalu namun sampai, Sabtu (23/7/2016) belum juga kembali.

Adapun data-data nelayan yang hilang yaitu Sayuti (28) ‎warga Sadai selaku nahkoda dan tiga ABKnya yaitu Bahri (37/) warga Pasir Putih, Yogi (21) warga pasir putih dan Pani (24) warga Tanjung Ru.

"Biasanya mereka henya melaut selama 3 hari lalu pulang kembali ke Sadai," jelasnya.

‎Kasatpolair Polres Basel AKP Albert Daniel Tampubolon ketika dikonfirmasi Bangkapos.com membenarkan adanya laporan empat nelayan Sadai yang hilang saat melaut.

Ia belum bisa memberikan kepastian hilangnya nelayan tersebut lantaran kecelakaan atau karena ada sebab lain.

"Nanti kalau ada perkembangan akan kita kabari. Untuk sementara mereka ini hilang kontak," jelasnya.

Berkaitan dengan hilangnya empat nelayan tersebut, Albert mengatakan pihaknya selain berkoordinasi dengan SAR Pangkalpinang juga bekoordinasi dengan SAR Lampung dan Sumsel.

"Soalnya lokasinya berbatasan dengan wilayah tersebut," ungkapnya.(*)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved