Breaking News:

41 Unit Innova Dinas Pemprov Babel Itu Sebagian Kini Berganti Jadi Plat Hitam

Keberadaan 41 unit mobil Innova Tipe G tahun 2015, yang dibeli Pemprov Babel senilai total Rp 10,66 miliar terus mejadi polemik

Editor: Iwan Satriawan
41 Unit Innova Dinas Pemprov Babel Itu Sebagian  Kini Berganti Jadi Plat Hitam - innova-untuk-porwil3_20151030_131032.jpg
Bangka Pos / Resha Juhari
41 unit itu diperuntukkan sebagai kendaraan operasional Pemerintah Provinsi Bangka Belitung guna mensukseskan Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera IX di Bangka Belitung
41 Unit Innova Dinas Pemprov Babel Itu Sebagian  Kini Berganti Jadi Plat Hitam - innova-plat-hitam-di-dprd-babel_20160726_120823.jpg
bangkapos/evan
innova plat hitam di DPRD Babel

BANGKAPOS.COM-- Keberadaan 41 unit mobil Innova Tipe G tahun 2015, yang dibeli Pemprov Babel senilai total Rp 10,66 miliar terus mejadi polemeik. Mobil yang awalnya untuk mendukung Porwil IX Sumatera di Babel, tak jelas peruntukannya.

Belakangan diketahui, sejumlah mobil dipinjam pakaikan tanpa surat menyurat. Pengamatan bangkapos.com, puluhan Innova yang biasanya terparkir di halaman belakang Kantor Gubernur Babel tak terlihat lagi, Senin (25/7).

Justru mobil ini banyak terlihat di halaman parkir Kantor DPRD Babel, namun ada yang diganti pelat hitam. Menanggapi hal itu, Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Setda Babel Haris mengatakan 41 mobil masih tercatat di aset biro umum.
Dia mengakui ada beberapa mobil yang dipinjam oleh anggota dewan.

"Mobil itu posisinya di kami, memang ada beberapa mobil dipinjam untuk tamu dewan, ada juga dipakai untuk tamu. Secara administrasi tidak ada yang pinjam pakai, masih aset kami. Mobil itu digunakan dari pada terparkir saja. Perlu keputusan bersama, tidak sembarangan untuk pinjam pakai," kata Haris.

Haris menyebutkan, mobil-mobil tersebut belum ada yang dipinjampakaikan secara resmi. Pihaknya sedang membentuk tim untuk mengatur penggunaan mobil Innova tersebut. Dari 41 Innova yang ada, Haris mengatakan 13 di antaranya akan diserahkan untuk dewan.
Sisanya akan diserahkan ke sejumlah SKPD (satuan kerja perangkat daerah). Menurutnya, mobil-mobil lama yang ada di dewan akan dilelang, termasuk di SKPD.

"Kami lagi bentuk tim, siapa penggunanya. Kalau tidak salah 13 mobil di dewan, 28 untuk SKPD, nanti mobil yang lama akan dilelang," ujarnya.
Mobil-mobil yang dilelang, lanjut Haris, sudah berusia di atas tujuh tahun. Hal ini sesuai dengan ketentuan peraturan, untuk melelang kendaraan dinas harus di atas tujuh tahun.

"Livina rata-rata yang dipakai umurnya sekitar delapan tahun, itu dipakai staf ahli, ketua fraksi, rata-rata Livina," tambahnya.
Haris meyebutkan lelang kendaraan akan melalui KPKNL (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang). Uang dari penjualan itu akan masuk ke kas daerah.

"Lelangnnya malalui KPKNL, pasarannya mungkin masih berkisar Rp 40 juta sampai Rp 60 jutaan. Tergantung berapa harga yang ditetapkan di KPKNL," ungkap Haris.

Sementara, Gubernur Babel Rustam Effendi mengaku tidak mengetahui keberadaan 41 mobil Innova tersebut. Ia menyerahkan biro umum untuk mengelolanya.

"Saya belum tahu di mana-mana saja, sekarang masih pinjam pakai, coba tanya Haris," ujarnya.
Ketua BK DPRD Babel, Yusderahman mengaku menyambut baik informasi megenai lelang mobil yang lama. Hal itu untuk memperjelas peruntukan mobi Innova tersebut.
"Sudah pas untuk diganti mobil baru, kalau asal makai minjam tidak jelas jadinya," pungkas Yus.(L4)

Halaman
12
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved